Ternyata Inilah Alasan Mengapa Amerika Tidak Menghabisi ISIS Secara Langsung. Baca Ini dan Sebarkan!


Amerika sangat mengecam tindakan teroris, namun mengapa ISIS yang dikatan teroris itu tidak langsung mereka hancurkan. Ada apa sebenarnya? Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov tentang mengapa Amerika Serikat (AS) dan koalisinya tidak segera menghabisi ISIS? Menurut Lavrov, salah satu alasannya adalah karena faktor Presiden Bashar al-Assad.

Penilaian Lavrov ini didasari oleh analisis mengenai serangan udara AS dan sekutunya diSuriah yang dilakukan sejak 2014 lalu. Lavrov menyebut, AS berusaha menggunakan ISIS untuk menggulingkan Assad.

Menurut Lavrov, berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa AS dan sekutunya memilih-milih target ketika melakukan serangan ke Suriah. AS tidak pernah habis-habisan menyerang ISIS di Suriah.

“Ini terlihat seperti kucing yang ingin makan ikan, tapi tidak ingin kakinya basah. Mereka ingin ISIS melemahkan Assad sesegera mungkin untuk memaksa dia untuk mundur dengan cara ini atau itu, tapi di sisi lain mereka juga tidak ingin untuk melihat ISIS cukup kuat untuk mengambil alih kekuasaan,” ucap Lavrov, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa 17 November 2015.

“Pendapat kami ini muncul dari perkembangan operasi anti-teroris yang diluncurkan pada bulan Agustus 2014, berdasarkan apa yang kita lihat dan kita melihat tidak ada hasil nyata selain perkembangan wilayah ISIS dari waktu ke waktu,” sambungnya.

Lanjut ke halaman selanjutnya >>