Ngeri! Gara-gara Main Game di Ponsel, Gadis Ini Kehilangan Pengelihatannya


SURATKABAR.ID – Di era modern seperti sekarang ini, sepertinya tak ada seorangpun yang tidak memiliki game favorit dalam ponselnya. Selain mendengarkan lagu kesukaan, bermain game di smartphone sudah menjadi salah satu cara terbaik untuk menghabiskan waktu.

Meskipun menyenangkan dan memberikan kepuasan tersendiri, terutama jika berhasil meraih score tertinggi, namun ada baiknya tidak terlalu berlebihan bermain game di ponsel pintar, jika tak ingin kejadian serupa seperti yang dialami seorang gadis berusia 21 tahun ini menimpa Anda.

Xiaojing (bukan nama sebenarnya), mengaku bermain game sudah menjadi satu-satunya hobi yang selama ini ia miliki. Ia bahkan rela mengorbankan jam tidurnya hanya untuk menyelesaikan misi yang diberikan oleh game kegemarannya tersebut, seperti yang dihimpun oleh Kompas.com.

“Saya sangat ketagihan main game, bahkan sampai lupa makan dan mandi. Saya selalu bilang ke diri sendiri ‘ini bakal jadi ronde terakhir’, tapi saya tak bisa berhenti,” tukas Xiaojing yang selalu menghabiskan akhir pekannya untuk main game di ponsel, dikutip Kompas.com, Sabtu (7/10/2017).

Baca Juga: Dulu Dicibir, Kini Sebiji Dihargai Rp 10 Ribu. Ini Manfaat Mengejutkan Si Ciplukan

Hingga pada satu hari libur nasional di China, yaitu pada 1 Oktober lalu, keranjingannya akan game akhirnya berujung kebutaan. Gadis yang bekerja sebagai akuntan ini awalnya ingin melepaskan rasa lelahnya dengan bermain game.

Seperti biasa game Honour of Kings yang saat ini memang merupakan salah satu game paling populer di China dan telah menghimpun lebih dari 200 juta pengguna tersebut merebut perhatian gadis asal Dongguang ini sampai berjam-jam lamanya.

Xiaojing baru merasakan pengelihatan mata sebelah kanan mulai buram, setelah beberapa jam keasyikan bermain game. Hingga mata kanannya menjadi benar-benar hitam, ia pun hanya dapat melihat dengan mata kiri. Dengan perasaan tak karuan, ia bergegas ke rumah sakit.

Hasil diagnosis dokter yang memeriksanya, Xiaojing terkena retinal artery occlusion (okulasi arteri retina), yang disebabkan terpaparnya mata di depan layar smartphone dalam waktu yang cukup lama. Kabar buruknya, dokter tidak dapat memberikan jaminan pengelihatan gadis ini bisa normal.

Menurut teman-temannya, Xiaojing merupakan orang yang sangat terobsesi dengan permainan tersebut. Ia disebutkan sanggup bermain game selama tujuh sampai delapan jam dalam sehari dan hanya menghabiskan waktu sebentar untuk beristirahat sebelum melanjutkan permainannya kembali.