Dihina Karena Tubuhnya Sangat Kurus, Transformasi Gadis Ini Menakjubkan. Bikin Pria Jatuh Cinta


SURATKABAR.ID – Kisah tak terduga bisa datang dari mana saja, seperti halnya kisah gadis yang sangat inspiratif ini. Ia berjuang melawan anoreksia yang perlahan menggerogoti tubuhnya. Kini ia menjadi seorang instruktur kebugaran dengan jam terbang yang tinggi.

Namanya Vera Schulz, berusia 18 tahun yang berasal dari Stavropol di barat daya Rusia. Sebelum menjadi seperti sekarang ini, ia harus melawan anoreksia yang membuat tubuhnya kekuranagn energi dan ia terus-menerus pingsan.

Dan kala itu di tahun 2014 yang lalu, ia tengah berjuang dengan tugas sekolahnya. Dengan tekad yang kuat, ia berhasil mengatasi masalahnya dan berubah menjadi pribadi yang sukses.

Setelah mencapai berat yang jauh lebih sehat, ia menceritakan yang apa yang telah dilewatinya. Awalnya ia merasa ‘ketakutan’ dengan makanan bahkan pernah suatu saat ia kehilangan sebagian rambutnya.

Baca juga: Bank Indonesia Bekukan Paytren Milik Yusuf Mansur, Ada Apa?

Namun setelah beberapa tahun yang lalu setelah ia menemukan ketertarikannya pada dunia gym, semuanya berubah. Ia mulai membangun otot dan belajar untuk menerima dan mencintai tubuhnya.

Awalnya, ia tak makan apa-apa selain sayuran dan juga buah-buahan mentah. Namun secara bertahap ia mulai mengatasi hal tersebut. Sekarang ia berubah menjadi gadis yang cantik dengan tubuh yang sempurna. Ia bekerja sebagai pelatih kebugaran yang sukses.

Dia menginspirasi 22.000 pengikutnya di Instagram dengan foto sebelum dan sesudah menampilkan perubahan dramatisnya. Dalam sebuah postingannya baru-baru ini ia menulis,

Baca juga: Ketahuan! Luna Maya Diam-Diam Masih Suka Kepo Ariel Noah, Ini Dia Buktinya

“Saya telah mampu meraih lebih banyak dalam beberapa tahun ini daripada yang saya miliki sepanjang hidup saya,” Tulisnya seperti yang diwartakan oleh Tribunnews.com

Tak hanya itu saja ia juga percaya jika ia mampu mendukung kliennya dari sudut pandang psikologis. Seperti tidak banyak orang lainnya, ia tahu bagaimana rasanya berjuang untuk mengembalikan semuanya ke titik normal.