Jokowi Disukai Karena Pembangunan Infrastruktur, Demokrat Anggap Itu Warisan Pemerintah Sebelumnya


    SURATKABAR.ID – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irwadi Syamsuddin menilai pencapaian yang diraih Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini merupakan hasil dari program pemerintahan sebelumnya, yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Oleh karena itu, ia mengungkapkan pemerintahan Jokowi tak diperbolehkan mengklaim beberapa hal-hal baik sebagai keberhasilannya semata. Didi Irwadi memisalkan pembangunan infrastruktur sebagai agenda berkesinambungan, bahkan sudah berjalan sejak awal era reformasi, diwartakan Tempo.co.

    “Ada hal-hal yang tidak bisa diklaim sepihak,” ungkap Didi Irwadi dalam diskusi rilis survei ‘Kecenderungan Dukungan Politik 3 Tahun Presiden Jokowi’ yang digelar di Kantor Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Cikini, Jakarta, Kamis (5/10), dikutip Tempo.co, Jumat (6/10/2017).

    Pembangunan jalan tol terpanjang di Indonesia, yaitu jalan tol Cikopo-Palimanan, seperti yang dicontohkan Didi, di mana cetak biru dan persiapan pembangunan proyek ini sudah ada sebelum masa pemerintahan Jokowi, yaitu sejak zaman SBY. Baru kemudian diselesaikan oleh Jokowi.

    Baca Juga: Bukan Hanya Jokowi, Soeharto Juga Gemar Blusukan dengan Gaya yang Unik

    Namun meskipun demikian, kubu Demokrat tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja yang dilakukan di masa pemerintahan Jokowi. Menurutnya ini merupakan salah satu cara yang baik untuk saling menghargai antara pemerintahan saat ini dengan sebelumnya.

    Program warisan lainnya yang diselesaikan dengan sempurna oleh pemerintahan Jokowi adalah dana desa. Diungkapkan oleh Didi, dana desa merupakan peninggalan SBY. Dan menurutnya pemerintahan Jokowi harus bisa mencari jalan agar proyek ini tak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

    Terlepas dari dua hal tersebut, Didi menegaskan bahwa Demokrat tetap mengambil posisi sebagai partai penyeimbang, di mana partainya akan memberikan dukungan terhadap program-program yang dijalani oleh pemerintahan Jokowi. Namun hanya selama itu memiliki keuntungan bagi masyarakat luas.

    Dalam survei SMRC mengenai 3 tahun pemerintahan Presiden Jokowi, tingkat kepuasan masyarakat terhadapnya mencapai 61 persen, di mana salah satu kinerja pemerintah yang mengantongi apresiasi tertinggi adalah pembangunan di berbagai macam infrastruktur.

    Sebanyak 74 persen masyarakat menilai pembangunan jalan-jalan umum jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Tak jauh berbeda dengan pembangunan sarana transportasi umum (59 persen), pembangunan jalan antarprovinsi di luar Pulau Jawa (52 persen) dan pembangunan jalan tol di luar Pulau Jawa (51 persen).

    “Kerja pemerintah yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah pembangunan jalan-jalan umum,” jelas Direktur Eksekutif SMRC, Djayadi Hanan.