Gempar! Ditemukan Bendera Palu Arit di Sebuah Kafe di Jaksel. Ini yang Dilakukan TNI


SURATKABAR.IDSebuah kafe di Jalan Pangeran Antasari memasang bendera palu arit yang akhirnya diamankan oleh Babinsa Kodim Jakarta Selatan pada Kamis (28/9/2017) kemarin.

“Sudah kami copot bendera tersebut. Bendera dengan dasar merah dan logo (palu arit) kecil di ujung kiri,” kata Dandim 0504 Jakarta Selatan Letkol Inf Ade Rony Wijaya dalam konfirmasinya, dikutip republika.co.id, Jumat (29/8/2017).

Ade mengatakan, ia menerima laporan dari masyarakat setempat soal pemasangan logo Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dinilai meresahkan. Babinsa setempat yakni Serma Agus SP dan Sertu Lukman, bersama Satpol PP, Ketua RT, dan anggota karang taruna kemudian mendatangi cafe tersebut, yakni Garasi 66. Bendera berlatar merah itu pun terpasang sebagai tirai jendela ruang kerja pemilik kafe, Burdani.

Saat Burdani diperiksa, menurut Ade tidak ada alasan khusus pemasangan itu. Pasalnya, Burdani mendapat bendera itu sebagai souvenir.

“Tidak ada tujuan tertentu. Dikarenakan mereka sering jalan ke negara-negara yang ada di dunia. Maka bendera itu yang dianggap bendera Republik Cina,” kata Ade.

Baca Juga: Mengetahui Jokowi Ikut Nobar Film G30S/PKI, Warga Berdiri dari Tempat Duduk dan…

Untuk menghindari permasalahan lanjutan dan untuk meredam keresahan masyarakat setempat bendera itu pun diamankan. Kini, bendera tersebut berada dalam pengamanan Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.

Hal serupa juga terjadi di DI Yogyakarta, dilansir liputan6.com di tengah kontroversi kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan paham komunisme, polisi menyita sejumlah kapak berlogo palu arit di sebuah toko di kawasan Gondokusuman, DI Yogyakarta.

Dari hasil investigasi, kapak yang sama juga dijual di beberapa toko di Yogyakarta. Untuk meredam keresahan warga atau masyarakat setempat pihak kepolisian pun langsung melakukan penyitaan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/9/2017) kemarin.