Ritualnya Dinyinyirin Ustad Riza, Begini Balasan Menohok Roro Fitria


    SURATKABAR.ID – Selebriti Roro Fitria baru-baru ini terlibat perdebatan dengan seorang ustad muda bernama Riza Muhammad. Perselisihan keduanya bermula ketika Ustad Riza, dalam sebuah tayangan infotainment, melihat video ritual 1 muharam atau 1 suro Roro Fitria dan memberikan komentarnya.

    Dilansir dari laman tribunnews.com, dari akun Instagram @lambe_lamis, terlihat sebuah video yang menunjukkan Ustad Riza tertawa seketika setelah melihat rekaman video Roro. Ustad Riza pun tidak hanya mentertawakan rekaman video itu, namun juga ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan Roro Fitria seperti dalam video yang dilihatnya bukanlah ajaran Islam. Bahkan, Ustad Riza menyebut perbuatan yang dilakukan Roro itu syirik dan orang yang melakukannya musyrik.

    Menanggapi Ustaz Riza, Roro pun membalasnya melalui Insta Story-nya. Di insta Strory tersebut, terdengar Roro merekam lantunan ayat suci Alquran.

    Baca Juga: Megawati Salah Ucapkan Nama Nabi Muhammad Saat Pidato, Begini Sindiran Pedas Netizen

    “#RRFF

    @raturorofitriafamily

    Alhamdulillah setelah #Sholat #Shubuh Senantiasa #mengaji atau minimal mendengarkan lantunan #ayat-ayat Allah

    Yth. Ustadz yang menertawakan di acara @inserttranstv kemarin pasti tahu ayat ini.

    Matur sembah nuwun,” tulis Roro di IG Story-nya.

    Kemudian postingan @lambe_lamis itu pun seperti biasa mengundang komentar netizen. Nada komentar netizen pun beragam, ada yang pro, ada juga yang kontra. Ada yang mengamini apa yang dikatakan Ustaz Riza tentang ritualnya dan ada juga yang menjelaskan tentang ritual Roro itu sendiri.

    @mbakenjel: Bener pak Ustadz, yg gag sesuai perintah Allah dan sunnah rasul kategori SYIRIK! Syirik itu dosa besar = tidak diampuni. Krn dosa yg diampuni adalah dosa yg selain syirik. Naudzubillahmindzaliik.

    @lynnasham1303: Islam tapi nyembahnyaa nyi roro kidul???? Hadeuuhhhhh SYIRIK udah jelas!!!!

    @alhasyid: Roro itu kan orang KEJAWEN.

    @nissnas5: Pernah punya temen orang jawa (maaf ni bukan SARA) setiap hari kamis dia gak pernah ambil les tambahan di sekolah dan selalu pulang tepat waktu bahkan diajak kerumah temen pas pulang sekolah aja ga mau hari kamis, penasaran si nanya kenapa dan akhirnya dia bilang klo kamis malem itu dia selalu ada sesembahan2 buat kerisnya dan dia pulang cepet supaya bisa ngerjain tugas sekolah dan malem bisa ikutin ritual sama keluarganya.

    @jazzypity: klo saya, sbg seorg muslim yg ibadahnya jg msh blm sempurna, satu saja penuntun saya, yaitu Al-qur’an. Apa yg ada dlm Al-qur’an kerjakan, amalkan. Yg tdk ada, atau meragukan, tinggalkan. Bedakan melestarikan budaya dgn menduakan tuhan. Contoh tradisi masak ketupat saat lebaran, itu ga ada kan dlm Al-qur’an, hny budaya kita saja Indonesia, tp tdk apa kita lestarikan krn tdk ada unsur menduakan tuhan. Dah gitu aja, nyai silahkan mikir sendiri.