Ditemukan Tewas Mengenaskan, Keluarga Sebut Anaknya Sering Lakukan Ini Bersama Teman-temannya


SURATKABAR.ID – Penemuan mayat wanita di sebuah sawah di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menggegerkan warga setempat.

Setelah ditelusuri, mayat tersebut ternyata remana 16 tahun bernama EPN, warga Dusun Kalisuko, Desa Sumber Suko, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Saat ditemukan kondisi EPN sangat mengenaskan. Nyaris tanpa pakaian, jenazahnya ditemukan tergeletak di pinggir sawah. Bahkan, ditemukan pula bekas sperma yang menempel di tubuhnya.

Kematian EPN ini pun jadi perbincangan. Bukan hanya soal siapa pembunuhnya, tapi juga kesaksian orangtuanya terkait perangai EPN sebelum tewas.

Baca juga: Belum Seminggu Menikah, Vicky Shu Malah Unggah Video “Aku Disiksa”

Sang ibu, Indra Kusmantrini dan sang nenek, Titik Kusmaherni, tampak tertunduk sedih dengan mata berkaca-kaca menyambut tetangga dan saudara yang melayat. Meski begitu, Indra tampak tegas dan berkenan diwawancarai oleh wartawan. Ia pun menceritakan keseharian anak sulungnya semasa hidup.

“Memang sering ga pulang. Bahkan pernah sampai 2 bulan tidak pulang ke rumah dan tidak izin,” terang Indra, dilansir tribunnews.com.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di SMP Maarif Lawang, menurut Indra anak gadisnya itu tak mau melanjutkan ke sekolah menengah dan lebih memilih mencari kerja. Selepas SMP, EPN sempat bekerja disebuah toko di pasar Lawang. Menurut Indra, anaknya tak mau melanjutkan sekolah karena terpengaruh teman-temannya.

“Sempat kerja jaga toko di Pasar Lawang. Dia tidak mau sekolah lagi, ikut teman-temannya,” lanjut Indra.

Indra yang bekerja sebagai penjual tahu bakso ini menuturkan bahwa anaknya memiliki karakter pendiam. Namun, anaknya juga bergabung ke kelompok balap motor.

“Dia ikut teman-temannya, trek-trekan (balapan). Tapi saya yakin itu bukan inisiatif dia sendiri untuk ikut-ikut seperti itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Indra mengatakan bahwa anaknya jarang pulang kerumah sejak setahun terakhir atau setelah lulus SMP. Bahkan, sejak SMP, EPN juga kerap bolos sekolah.

“Pagi itu diantar sekolah sama ayahnya (Ariyanto) tapi lalu tidak masuk sekolah dan keluar lagi sama temannya dari SMP 3,” lanjut wanita berljibab itu.

Baca juga: Hobi Tampil Menor dan Berpakaian Minim, Foto Jadul Pamela Duo Serigala Bikin Netizen Jijik

Indra mengaku sedih dengan kematian anak sulungnya itu, Namun, dia tak mau menuduh atau menuntut siapapun dan hanya mempercayakannya pada Tuhan. “Nanti juga ada balasannya masing-masing,” tukasnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDeretan Foto Lucu Karena Dipotret pada Momentum yang Tepat
Berita berikutnyaBerawal dari Saling Senggol, The Power of Duo Emak Ini Bikin Warga Kocar-kacir