Menohok! Saddil Ramdani Jadi Bahan Bully, Sang Kekasih Bilang Begini pada Netizen


SURATKABAR.ID – Mimpi Timnas Indonesia U-19 untuk maju ke final AFF U-18 2017 di Myanmar pupus sudah. Garuda Nusantara berhasil dikalahkan oleh Thailand lewat tendangan pinalti dengan skor akhir 3-2.

Bukan hanya para pemain, para penonton dan pendukung Garuda Nusantara pun harus menelan kekecewaan karena hasil pertandingan tersebut.

Terlebih lagi, di menit-menit akhir babak pertama Saddil Ramdani mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran pada pemain Thailand.

Sebelum melakukan pelanggaran, Saddil memang mendapatkan tendangan dari lutut salah satu pemain Thailand pada punggungnya. Dia pun terprovokasi hingga menyikut pemain Thailand itu.

Baca juga: Duh, Timnas Indonesia U-19 Diprediksi Gagal ke Final AFF 2017. Ini Sebabnya

Akibatnya, di babak kedua Indonesia terpaksa harus bermain dengan 10 pemain saja. Perjuangan keras pun harus dilakukan untuk menjaga agar gawang tak kebobolan.

Tak lama setelahnya, Saddil kembali mendapat bully dan hujatan dari netizen. Namanya pun menjadi trending topic di Twitter karena kartu merah tersebut.

Sebelumnya, Saddil juga mendapatkan hujatan dan banjir bully karena dianggap terlalu egois dalam permainannya bersama Garuda Nusantara. Saddil dinilai terlalu berambisi mencetak gol ke gawang lawan hingga lupa pada kerja sama tim yang harusnya benar-benar bisa menciptakan gol.

Mengetahui Saddil menjadi bahan bully netizen, kekasihnya, Anugrah Sekar menyampaikan permintaan maaf pada netizen atas apa yang diperbuat Saddil di lapangan.

Saya dan sadil benar2 memohon maaf. 
Saya tau minta maaf tidak cukup untuk mengobati luka kalian. Tp saya mohon bukakan pintu maaf bagi kami,” tulis Sekar, dilansir tribunnews.com.

Bukan hanya itu, Sekar juga membuka akun Instagram yang sebelumnya di-private olehnya. Dia melakukan hal ini agar netizen Indonesia bisa menyampaikan pendapat mereka di kolom komentar.

Alhasil, kolom komentar pada postingan Sekar pun dibanjiri komentar pedas netizen yang merasa kesal atas kartu merah yang harusnya tak perlu.

Kartu merah KONYOL > kalah > minta maaf. Klasik sekali,” tulis akun @josiguntara.

Meski begitu, ada pula netizen yang memberikan pembelaan pada Sekar. Menurutnya, bukan cuma skill para pemain yang harus dibenahi, tapi juga federasi sepak bola Indonesia.

Baca juga: TNI Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI, Begini Komentar Mendagri

Pertanyaan gua ngapain lo semua bully pacarnya, kan yang salah Saddil. Emang permainan ada yang menang dan ada yang kalah, so biasa aja lah. Harus dibenahi dulu federasi kita biar timnas kita bisa juara! Kalo federasi kita tukang korupsi mana bisa asudahlah,” kata @ervian27_.