Hadiri Sidang, Pengakuan Cristiano Ronaldo di Hadapan Hakim Bikin Trenyuh


SURATKABAR.ID – Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pemain sepak bola handal dengan gaji yang sangat besar. Sayang, bintang Real Madrid ini terjerat kasus penggelapan pajak.

Sejak awal 2017, kasus ini cukup banyak dibicarakan. Apalagi, pesepakbola dengan julukan CR7 ini memiliki harta melimpah.

Hingga akhirnya, Ronaldo hadir di ruang sidang Pengadilan Spanyol pada 31 Juli 2017 lalu. Ia membuat pengakuan di hadapan hakim yang mengurus kasusnya.

Selang 42 hari setelah persidangan selesai, video yang menampilkan pengakuan Ronaldo di hadapan hakim ini jadi perbincangan di dunia maya.

Baca juga: Tak Mau Ditilang, Cewek Ini Malah Minta Dibeginikan Polisi

Dilansir bolasport.com, Ronaldo yang dituding tak membayar pajak sejak 2011 hingga 2014 dengan total 14,7 juta euro atau setara dengan Rp 232,3 miliar, mengaku bahwa dirinya tak cukup pintar untuk paham mengenai pajak.

Hal ini berkaitan dengan pendidikan yang ditempuhnya. Ronaldo bukan hanya tak mengenyam pendidikan hingga level tinggi, dia pun hanya sekolah hingga kelas 6 SD.

“Saya membayar orang-orang pintar untuk mengurusi masalah hukum karena saya tidak cukup pintar. Saya hanya sampai kelas 6 Sekolah Dasar,” tutur Ronaldo dalam video tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa yang ia kuasai hanyalah sepak bola. “Hal yang saya tahu hanya sepak bola,” imbuhnya.

Dikenal sebagai pemai sepak bola yang populer dengan karir cemerlang, masa lalu Ronaldo bisa dibilang penuh perjuangan. Pendidikannya pun tak beriringan dengan karirnya saat ini.

Saat masih bocah, Ronaldo pernah diusir dari sekolah. Penyebabnya karena ia menyerang gurunya dengan melemparkan sebuah kursi.

Merasa kehidupannya di sekolah tak berhasil, Ronaldo akhirnya memutuskan untuk fokus menjadi pemain sepak bola. Ia telah mengasah bakatnya sejak usia belia.

Baca juga: Terungkap! Timnas U-19 Lakukan Ritual Ini Sebelum Bertanding. Rahasia Kemenangan?

Pada 2002, dimana usianya masih 16 tahun, Ronaldo mengawali karirnya dengan masuk ke tim utama Sporting CP. Sejak saat itu, karirnya terus menanjak hingga dikenal sebagai pesepakbola profesional.