Terkuak! Ternyata Ada Orang Lain di TKP Saat Indria Ditembak Suaminya


SURATKABAR.ID – Kematian Indria Kameswari, pegawai BNN berparas cantik masih terus jadi bahan pembicaraan publik. Salah satu hal yang belakangan mencuat adalah adanya dugaan seseorang berada di lokasi saat Mochamad Akbar menembak istrinya pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (1/9/2017).

Ironisnya, saksi mata penembakan tersebut konon adalah anak kandung mereka yang masih berusia 3 tahun. Bocah berinisial M tersebut melihat ibunya meregang nyawa.

“Pada saat menembak itu depan anak kandungnya yang masih balita. Dan begitu Indria meninggal, ditinggal begitu saja. Keluarga kami diam karena tahu Indri sebenarnya dan siapa Akbar sebenarnya sebelum menikah,” kata kerabat Indria yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari tribunnews.com, Jumat (8/9/2017).

Ia mengatakan jika saat ini M masih tinggal dan dirawat oleh neneknya di Ciamis. Menurutnya, M bisa diajak berkomunikasi dengan baik dan menceritakan bahwa ibunya ditembak oleh ayahnya sendiri.

Baca Juga: Tak Tahan Selalu Diciumi Atasanya, Pegawai Kelurahan Ini Akhirnya…

Kondisi tersebut membuat kerabat Indria khawatir dengan psikis bocah tersebut.

“M terlihat biasa aja. Dia cerita mama sudah mati didor sama Abi. Sekarang-sekarang malah bilang ibu mati ditembak Abi dengan wajah dingin,” ungkapnya.

Ia mengatakan jika nantinya akan dilakukan konseling untuk M, namun sementara waktu masih dirawat oleh neneknya. Kerabat Indria juga menyayangkan sikap dari keluarga Akbar yang tak pernah sekalipun menanyakan kondisi M.

“Nanti setelah ini kemungkinan akan ada konseling untuk M. Sekarang dia sama neneknya di Ciamis dulu. Sangat disayangkan keluarga besar Akbar tidak pernah sekalipun menanyakan nasib anak kandungnya,” imbuhnya.

Selain menjadi saksi mata penembakan tersebut, M ternyata yang meminta tolong ke tetangga selepas ayahnya kabur.

“Begitu kejadian, menurut keterangan tetangga setelah penembakan itu Akbar pergi naik mobil negebut. Lalu anak yang kecil, M, keluar kasih tahu ke orang warung, bilang ‘mama jatuh didor sama Abi. Lalu para tetangga berdatangan,” ujarnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMenelusuri Goli Otok, ‘Neraka Hidup’ Era Perang Dingin di Kroasia
Berita berikutnyaJleb! Ini Jawaban Menohok Mahasiswa IPB Atas Kritik Presiden Jokowi