Heboh! Sapi Kurban Sumbangan Jokowi Terjangkit Cacing Hati


SURATKABAR.ID – Warga dihebohkan oleh kabar mengenai ditemukannya caci hati pada sapi korban sumbangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disembelih di Masjid Al Huda Bodolawuh, Dusun Bodolawuh, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul.

Cacing hati atau Fasciola hepaticadi temukan pada sapi yang memiliki berat kurang lebih 900 kilogram tersebut. Petugas langsung mengubur hati sapi seberat 5 kilogram tersebut lantaran tidak layak konsumsi.

Baca Juga: Soal Pembantaian di Rohingya, Erdogan Telepon 4 Presiden Negara Muslim

“Hatinya sudah parah, ciri ciri secara fisik hampir semua bagian hati sudah mengalami perubahan, tidak normal. Jadi yang normal itu berwarna merah hati, itu putih putih, keras, di dalam banyak pasir, banyak lendir, dan kalau dibelah dari lorong lorong kalau dipencet keluar cacing banyak sekali, hampir semua bagian terkena, jadi saya rekomendasikan dikubur,” kata drh Sri Rahayu dari Puskeswan Pundong, Jumat (1/9/2017), dikutip dari tribunnews.com.

Sri menambahkan jika hati tersebut dikonsumsi bisa berbahaya. Bagi yang memakannya dapat keracunan.

“Jika di konsumsi bisa menyebabkan keracunan. Seperti muntah, mual, diare. Maka kami minta untuk di kubur,” kata Sri Rahayu, dikutip dari detik.com.

Meski demikian, Sri menegaskan jika daging sapi sumbanagn Presiden Jokowi tersebut masih aman untuk dimakan. Sehingga panitia tetap membagikan dagingnya ke warga sekitar.

Setelah dipotong, sapi tersebut menghasilkan sekitar 300 kilogram daging yang kemudian diserikan kepada masyarakat setempat.

Sebelum dipotong, sapi pemberian Presiden tersebut telah melewati pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan ada tanda-tanda kesehatan sapi jenis Benggala tersebut bermasalah kesehatannya.

Baca Juga: Jokowi Undang Netizen, Fadli Zon: Merusak Wibawa Negara

Sapi sumbangan tersebut dibeli oleh tim dari Pemda DIY dari petani di Kecamatan Cangkringan, Sleman. Konon harga sapi tersebut berkisar Rp 45 juta.

Di Yogya dilaporkan ada 21 sapi kurban yang terjangkit cacing hati. Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto.

“Data yang diterima sampai pukul 13.00 WIB ada 21 temuan cacing hati di Kota Yogya. Yang kena (cacing hati) total, kami sarankan hatinya utuh dikubur, tidak dibuang ke sungai,” kata Sugeng saat ditemui di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Giwangan, Umbulharjo, Jumat (1/9/2017), dikutip dari detik.com.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumya5 Ritual Kematian Paling Mengerikan di Dunia, Nomor 1 dari Indonesia
Berita berikutnyaSoal Video Kuda Disiksa Yang Kini Viral, Begini Reaksi Pemerintah