Aneh! 6 Jam Hujan Mengguyur Hanya Satu Rumah di Tebet


SURATKABAR.ID – Fenomena menarik membuat warga Jalan Tebet Barat Dalam I heboh. Hal tak lazim terjadi di rumah Muzakir pada Minggu (27/8/2017), di mana hujan turun hanya di kediamannya saja, sementara tetangga kiri kanannya tidak diguyur hujan.

Beberapa video mengenai kejadian unik tersebut menyebar di media sosial. Beberapa tetangga berdatangan untuk melihat dan merekam fenomena yang hampir tak pernah ditemui sebelumnya.

Muzakir menceritakan jika kejadian aneh tersebut bermula ketika dirinya bermain catur di teras rumahnya sekitar pukul 17:00. Hujan mulai turun sekitar pukul 17:30.

“Ini hujan cuma setengah rumah saya saja, enggak semuanya,” kata Muzakir di rumahnya, Senin, (28/8/2017), dikutip dari kompas.com.

Selanjutnya Muzakir masuk rumah untuk mendirikan sholat maghrib. Saat dirinya keluar rumah ia kaget karena mendapati banyak warga menonton kejadian aneh di rumahnya.

Baca Juga: Wow! Pemerintah Berencana Barter Sukhoi dengan Kerupuk Khas Indonesia

“Orang sampai malam datang melihat, tetangga, dan orang lewat,” kata Muzakir. Ia mengatakan, hujan turun dengan intensitas deras dan bertahan hingga enam jam.

Uniknya, hujan tersebut tidak bergeser kemanapun, tepat hanya di rumahnya saja. Ia mengisahkan jika sempat sedikit bergeser ke kanan, namun ternyata hanya sebentar saja.

Tepat tengah malam, hujan tersebut berhenti. Esok harinya, sekitar pukul 07:00 hujan kembali mengguyur sebentar.

“Saya sempat pakai airnya buat kumur-kumur, tetapi terus dibuang sama Ibu,” ujar Muzakir.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo menyatakan jika kejadian tersebut sulit dimengerti jika dianalisis berdasarkan skala ruang dan waktunya.

Mulyono menerangkan jika hujan lokal biasanya cakupan wilayahnya cukup luas dan durasinya tak lama. Akan tetapi yang terjadi di Tebet cukup aneh karena rumahnya hanya berukuran 5×5 meter dan berlangsung dari pukul 18:00 hingga 24:00.

“Kalau hujan lokal mungkin sebagian kelurahan, sebagian kecamatan agak lebih luas. Misalkan Thamrin hujan, sebelahnya tidak. Itu relatif waktunya tidak akan sepanjang 6 jam. Dalam hitungan setengah jam tapi juga areanya tidak sempit sekali. Meskipun kita sebut hujan lokal tidak sampai skala 10×10 meter,” jelas Mulyono, dikutip dari detik.com.

Baca Juga: Inilah Makanan yang Bisa Melecut Gairah Seksual Wanita

Ia juga menjelaskan jika fenomena hujan lokal juga sangat sulit terjadi pada musim kemarau seperti saat ini.

“Ambil antara 500-700 meter di atas permukaan. Kemudian kalau itu jatuh hanya pas satu rumah dan itu pada jangka waktu yang lama 6 jam, itu banyak channel dari awan turun ke rumah itu. Pada kondisi musim kemarau potensi hujan lokal seperti ini mudah sekali terganggu karena ada angin jadi mudah bergeser,” terangnya