Setelah First Travel, Kini Agen Umrah Azizi Tour yang Dilaporkan ke Bareskrim Polri


SURATKABAR.ID – Belum habis ingatan publik tentang kasus penipuan yang dilakukan oleh agen umrah First Travel, kini muncul lagi masalah serupa dari perusahaan jasa perjalanan umrah berbeda. Senin (28/8/2017), sejumlah perwakilan agen umroh yang berada di bawah naungan PT Azizi Tour and Travel mendatangi Bareskrim Polri untuk meminta kepolisian segera menindaklanjuti laporannya terkait PT Azizi yang sejak Oktober 2016 tidak bisa memberangkatkan sekitar dua ribu jamaah umrahnya.

Salah satu perwakilan korban, Asrizal, mengatakan bahwa dirinya bersama 28 agen travel di bawah naungan PT Azizi Tour and Travel sudah melapokan perusahaan travel ini sejak Februari 2017 lalu.

“Dan di Januari 2017 kita sudah melaporkan ini ke Kemenag. Dari sana diarahkan ke Mabes Polri karena ini ranah hukum dan sudah kita laporkan,” kata Asrizal.

PT Azizi Tour and Travel ini, jelas Asrizal, sudah tidak bisa memberangkatkan sekitar dua ribu jamaahnya sejak Oktober 2016 lalu. Perkara itulah yang menjadi poin pelaporannya.

Baca Juga: Membantu Petambak Kecil, Pemerintah Bakal Bikin Aturan Standar Harga Garam

“Semenjak akhir Oktober 2016 sampai Januari 2017 itu, PT Azizi tidak bisa memberangkatkan lebih kurag 2 ribu jamaah,” kata Asrizal kepada wartawan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017), dilansir dari tribunnews.com.

Dalam laporannya, papar Asrizal, para agen mengkuasakan ke seorang korban bernama Asep. Asrizal juga menambahkan, bahwa kerugian yang diterima para agen nilainya sudah mencapai Rp 40 miliar.

Sebelumnya, para agen sudah mencari kejelasan dari perusahaan yang menaunginya. Bahkan perwakilan agen telah melakukannya dengan menghubungi langsung pemilik PT Azizi Tour and Travel. Selain itu, kantor PT Azizi yang berada di Medan, Sumatera Utara juga kantor cabang lainnya di Bekasi dan Jakarta pun sudah disambangi. Namun hal tersebut tidak menemui titik terang yang membuat para agen ini memilih untuk melaporkannya ke pihak berwenang.

Persoalan harga, jelas Asrizal, dalam paket jasa umrah, PT Azizi menawarkan ke jamaah dengan biaya standar, tidak seperti First Travel.

“Kita masuk akal harganya Rp 20 jutaan, tergantung daerah dan paket promo, bukan Rp 14 juta seperti First Travel,” pungkas Asrizal.