Survei Membuktikan Jadi Jomblo di Indonesia Lebih Bahagia, Inilah Alasannya


SURATKABAR.ID – Ternyata, kebahagiaan tak bisa diukur dari status hubungan. Yang menikah pun belum tentu berbahagia. Yang status single atau jomblo belum tentu menderita.

Baru-baru ini sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik menyebutkan jika kaum lajang alias jomblo ternyata lebih bahagia dibandingkan mereka yang telah menikah. Bahkan, indeks kebahagiaan dari para jomblo ini mencapai 71,53 persen.

Bagi para jomblo, terhibur sedikit bukan? Sekarang ini kondisi kebahagian Indonesia dalam level ‘Cukup Bahagia’ dengan indeks sebesar 70,69 pada skala 1-100. Dan semakin mendekati 100, maka akan semakin bahagia.

Memang jika dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah, selisihnya sedikit. Mereka yang sudah menikah indeks bahagianya 71,09 persen dan jombol, seperti yang disebutkan sebelumnya yakni  71,53 persen. Tapi selisih angka itu membuktikan jomblo lebih bahagia.

Baca juga: ‘Hilang’ dari Layar Kaca, Kabar Terbaru Dorce Gamalama Malah Sulit Dikenali, Kok Bisa?

Lalu apa ya yang membuat kebahagiaan para single ini tetap mencapai level yang tinggi, padahal selalu saja ada orang-orang yang memanggilnya sebagai Jones alias Jomblo Ngenes.

Dan karena bully-an serta cacian itu terkadang orang-orang harus menyingkirkan status jomblo. Bahkan demi tidak jomblo lagi, seseorang rela menjalin hubungan hanya demi status bukan karena cinta. Tentu saja ini merupakan hubungan yang dipaksakan hanya untuk dapat pengakuan bukan?

Dilnasir dari Jakartapost.com, Desi Aryanti (29), seorang wanita karir yang hidup di Ibu Kota, Jakarta meskipun mendapatkan tekanan dari keluarga dengan pertanyaan ‘kapan nikah?’ ia mengatakan jika dibalik tekanan yang dahsyat itu, dia tetap bahagia saja.

Selain itu berikut alasan yang membuat para jomblo lebih bahagia,

Baca juga: Parah! Gubernur Ini Berani Bilang Tol Laut Jokowi Tak Ada Gunanya

Makna Hidup yang Mendalam

Kebanyakan jomblo saat ini merupakan generasi millennial yang lahir antara 1980-1996. Saat ini sekitar 81 juta generasi milenial berstatus jomblo, ciri khas mereka adalah sangat mementingkan makna bagi dirinya dan kebermanfaatan mereka dari lingkungan sekitar. Mereka lebih ambisius dengan impian-impian mereka, dan menggenggam kuat mimpi yang akan menambah makna hidup bagi dirinya.

Jomblo Lebih Fokus Mengejar Karir dan Pendidikannya

Para jomblo, terutama generasi millennial suka dengan hal-hal baru atau tantangan. Dan banyak dari mereka yang tidak lantas puas setelah lulus sarjana, ada yang melanjutkan ke jejang pendidikan yang lebih tinggi sampai doktor.

Pendidikan yang tinggi bagi mereka adalah hal yang penting. Seperti yang kita tahu, jomblo bebas melakukan apapun pilihannya karena belum terikat dengan hal-hal yang menyangkut rumah tangga.

Baca juga: Mendagri Lempar Kritik Pedas Kepada Rezim Sebelum Jokowi

Jomblo Punya Banyak Waktu Luang untuk Berkarya

Waktu luang bagi jomblo adalah sahabat yang sangat lekat. Tak hanya untuk berkarya saja, waktu luang ini digunakan untuk traveling ataupun bergelut dengan hobi. Waktu yang luang ini bisa digunakan untuk semakin memperbaiki kualitas hidup. Berbeda dengan mereak yang sudah menikah, lebih sedikit waktu buat diri sendiri lantaran ada anggota keluarga yang perlu untuk diurus dan diperhatikan.

Banyak yang Sukses di Usia Muda

Ternyata, dibalik ejekan dan hinaan ‘Jones’ mereka yang single lebih banyak yang sukses dan memiliki banyak uang. Kalau ditanya, siapa sih sekarang yang tidak butuh dengan uang? Dan uang bisa membeli banyak hal yang akan membahagiakan diri sebelum akhirnya nanti berbagi dengan anggota keluarga lainnya setelah menikah.

Ternyata, status pernikahan tak serta merta membuat seseorang bahagia. Maka dari itulah, jangan terus menerus membully para jomblo, doakan saja semoga cepat mendapatkan apa yang diinginkan, baik karir, masa depan yang cerah ataupun juga pasangan.