Dituntut Barca Terkait Kontrak, Neymar Ungkap Sisi Kelam Mantan Klubnya


    SURATKABAR.ID – Kurang dari sebulan sejak kepindahan Neymar ke klub barunya, Paris St. Germain, Barca melayangkan tuntutan kepada mantan pemainnya tersebut, karena dinilai telah melakukan pelanggaran kontrak.

    Diwartakan detik.com, Rabu (23/8/2017), di dalam tuntutan yang dilayangkan di Pengadilan di Barcelona pada 11 Agustus tersebut, Los Cules berharap mendapatkan kembali uang yang telah mereka bayarkan kepada Neymar, setelah pemain tersebut memperbarui kontraknya pada Oktober tahun lalu.

    Tak hanya itu, Barca juga menuntut agar Neymar membayarkan kerugian sebesar 8,5 juta euro atau yang setara dengan Rp 133 miliar dengan tambahan sebanyak 10 persen dikarenakan adanya keterlambatan pembayaran tersebut.

    “Klub juga meminta Paris Saint-Germain menanggung pembayaran itu kalau si pemain tidak dapat membayarnya sendiri.” Demikian bunyi pernyataan lanjutan Barcelona, seperti yang dikutip detik.com, Rabu (23/8/2017) dari BBC Sport.

    Baca Juga: Bikin Terpana! Ini Profil Lindswell Kwok, si Cantik Peraih Emas di SEA Games 2017

    Terkait tuntutan yang diterima penyerang dengan nama lengkap Neymar da Silva Santos Júnior, pihak PSG pun memberikan tanggapannya. Meski mengaku terkejut atas pernyataan yang diungkapkan Barca tersebut, namun klub yang dibela Neymar saat ini mengatakan menyesal atas sikap FC Barcelona.

    “Paris Saint-Germain terkejut mengetahui pernyataan FC Barcelona pada hari ini yang mengumumkan sedang memulai proses hukum di Spanyol terhadap mantan pemainnya Neymar Jr dan mengindikasikan bahwa kalau Neymar Jr tidak mampu membayar uang yang diklaim mantan klubnya, Paris Saint-Germain akan menanggung pembayaran yang luar biasa itu.”

    “Paris Saint-Germain kembali menegaskan bahwa, seperti neymar Jr, kami selalu menghormati hukum dan aturan yang berlaku dan sekali lagi, menyesalkan sikap FC Barcelona,” ungkap pihak Paris Saint-Germain menanggapi tuntutan yang dilayangkan FC Barcelona kepada Neymar Jr.

    Sementara itu di lain sisi, Neymar menyuarakan pendapatnya tentang kebusukan yang ia lihat di klub yang baru saja ia tinggalkan, Barcelona. Menurut pemain yang kini merumput di PSG, jajaran direksi di Barca dinilai tidak pas.

    “Ketika saya tiba, semuanya berjalan baik, tapi kemudian… di klub itu ada direktur yang seharusnya tidak berada di sana. Saya sangat sedih melihatnya,” ungkap Neymar seperti yang dikutip dari laman tempo.com, Senin (21/8/2017).

    Pemain yang baru saja dilepaskan Barcelona ke PSG dengan nilai 222 juta euro atau setara dengan Rp 3,5 triliun tersebut langsung menunjukkan taringnya dengan sukses menyarangkan tiga gol dalam dua laga ketika bermain bersama klub barunya.

    Dirinya menegaskan tak akan melupakan Barcelona dan berharap agar klub tersebut bisa segera membaik, mengingat ia juga memiliki empat tahun, waktu yang membahagiakan selama dirinya bermain untuk FC Barcelona.