Awas! Ini Bahaya Ikut Kuis-kuis di Facebook


SURATKABAR.ID – Sering menemukan kuis lucu-lucuan atau kuis-kuis sejenis lannya di laman Facebook Anda. misal, seberapa cerdaskah kamu? Selebriti mana yang mirip kamu? Pekerjaan yang cocok untuk kamu? Dan lain sebagainya.

Biasanya, seseorang tertarik mengikuti kuis ini karena, misal, melihat hasil kuis temannya. Kemudian, orang ini membagikan hasil kuisnya dan membuat temannya tertarik dan ikut mengklik kuis tersebut. Begitu seterusnya.

Namun sadarkah Anda apa yang sebenarnya dilakukan kuis tersebut. Apa tujuan dan maksud dari kuis tersebut. Jangan sampai anda mendapatkan kejadian buruk lantaran keikut sertaan Anda dalam kuis semacam ini. Ternyata, kuis itu pun nyatanya mampu memberi dampak buruk pada anda. Maka, pahamilah kuis-kuis lucu-luan semacam itu.

Pertama, kuis-kuis semacam ini pada intinya secara umum bertujuan untuk mencari profit. Kuis-kuis semacam itu juga bisa mengancam keamanan siber data diri Anda. Jadi, walaupun semua  kuis-kuis itu lucu untuk dibagikan, tanpa disadarari anda dijadikan alat pengumpul data, dan mesin uang bagi pihak yang mmanfaatkannya.

Perlu dipahami, semua pihak yang berbisnis lewat media sosial punya harapan besar menjalin keterlibatan (engagement) antara produk atau jasanya dengan pengguna atau calon konsumen. Lantas, kuis-kuis semacam ini jadi alat ampuh untuk pengguna menjajal sebuah layanan atau produknya.

“Tren besar adalah soal engagement,” kata Debra Aho Williamson, analis senior eMarkter, dikutip dari kumparan.com. “Kuis ini membuat orang memperhatikan iklan,” lanjutnya.

Situs penyedia kuis-kuis lucu-lucuan dan sejenisnya ini juga hampir secara pasti akan mengambil data pribadi Anda. Lewat cara login, misal, data pribadi Anda akan diketahui atau bisa diakses oleh situs kuis ini. Lalu digunakan untuk apakah data pribadi Anda.

Memang tidak ada jawaban yang pasti, yang tahu hanya pihak situs kuis tersebut tentunya. Tetapi, kita mesti tahu bahwa bagi seorang marketer atau pemasar, data pribadi Anda di Facebook merupakan sesuatu yang sangat berharga.

Kuat dugaan ada pihak yang kemudian mengumpulkan data pribadi pengguna Facebook untuk kebutuhan strategi pemasaran atau untuk mengambil keputusan bisnis. Lihat saja langkah yang dilakukan situs penyedia kuis-kuis itu yang selalu meminta Anda untuk membocorkan segala macam rincian tentang diri Anda.

Kemudian, ketika misal Anda mengikuti kuis-kuis semacam ini, Anda juga hampir pasti harus login dengan akun Facebook Anda. Pada tahap ini, apakah Anda sudah membaca terlebih dahulu dan memperhatikan serta memahami setiap poinnya dari syarat dan ketentuan atau kebijakan privasi yang berlaku di situs kuis-kuis tersebut? Jangan sampai Anda menyetujui tanpa membaca terlebih dahulu syarat dan ketentuannya. Karena tidak sedikit isi syarat dan ketentuan yang bisa merugikan Anda.

Baca Juga: Demi Biaya Berobat Ibunya, Mahasiswi Cantik Ini Rela Jadi Buruh Angkut Semen

Contohnya, IQ-Test-Result.com, salah satu kuis tes-tesan IQ, meminta biaya bulanan yang berulang untuk pengguna terdaftar. Situs kuis serupa lainnya, CheckMyPersonality.com, ternya meminta persetujuan dari pengguna untuk ‘memverifikasi akun kartu kredit Anda yang valid’. Situs ini juga ternyata meminta wewenang untuk menggali semua jenis informasi tentang penggunanya. Maka, di saat Anda hendak bermain kuis-kuis semacam ini, baca dan pahamilah syarat dan ketentuannya.

Ryan Jacobson, pengacara dari Entertainment Media and Privacy Law Group di firma hukum SmithAmundsen mengatakan,” Situs jenis ini akan selalu menggali data karena pengguna secara sukarela menyetujuinya.”

“Saya khawatir rata-rata pengguna gagal mengenali atau meluangkan waktu untuk memahami hak privasi yang sebenarnya dia berikan dengan merespons permintaan konfirmasi,” katanya.

Ditambahkan seorang pakar anti-vius Alfons Tanujaya dari Vaksincom, pada umumnya kuis-kuis model demikian itu bertujuan untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengguna. Ketika layanan mereka semakin popular, maka kan memberikan keuntungan finansial untuk situs kuis-kuis tersebut.

Alfons menyarankan pengguna Facebook agar jangan pernah memasukkan username dan password di aplikasi manapun. Sebab, jika penggunanya memberikan secara sukarela, maka kesalahan ada di si pengguna, bukan di Facebook.

“Facebook sudah memproteksi supaya data pengguna tidak otomatis bisa diambil. Jadi kalau user berhati-hati dan tidak pernah memasukkan data penting, seharusnya dia aman,” jelas Alfons.

Dapat disimpulkan, ada enam bahaya dari kuis-kuis di Facebook. Pertama, memberi data pribadi ke pihak yang tak dikenal, ancaman pengelabuan dan penipuan, ancaman membagikan data kartu kredit, data pribadi Anda bisa diperjualbelikan, pengelola situs kuis yang tidak jelas identitasnya, serta mengundang korban berikutnya untuk ikut kuis tersebut.

Yang lebih penting, Anda mesti bertanya pada diri anda, apakah kuis ini memberi faedah. Mungkin bisa jadi ya, namanya kuis lucu-lucuan, ya membuat bahagia atau apapun. Namun, namanya alat untuk mencari uang, isi kuis, keakuratan dan lainnya bisa jadi bukan aspek yang disusun secara serius. Bahkan untuk kuis test IQ pun sangat mungkin menyediakan soal dan jawaban yang tidak akurat. Semuanya kembali kepada anda.