Demi Biaya Berobat Ibunya, Mahasiswi Cantik Ini Rela Jadi Buruh Angkut Semen


SURATKABAR.ID Kita mungkin jarang melihat seorang gadis yang mau menjadi buruh dan bekerja selayaknya buruh kasar lainya, ditambah upah yang didapatnya begitu murah. Tidak mengherankan, orang-orang disana bersedia bekerja keras untuk menjadi buruh.

Seperti yang diwartakan tribunnews.com pada Selasa (15/8/2017), Kejaidan itu terjadi di China, seorang gadis muda melakukan pekerjaan kasar dan berat demi biaya berobat ibu kandungnya. gadis muda ini bekerja sebagai pengangkat semen.

Gadis muda dari pedalaman China ini memiliki nasib yang lahir dari keluarga petani tua, Untuk menopang hidupnya yang berasal dari keluarga miskin dan susah, ia bekerja apapun yang dia bisa.

Ibunya melahirkan gadis ini usianya usianya di atas 40 tahun, sehingga ketika gadis itu tumbuh dewasa, orang tuanya tidak bisa bekerja membiayai kebutuhanya. Untuk meringankan beban keluarganya, gadis ini telah memutuskan untuk bekerja sebagai pengangkat semen. Pekerjaan ini dilakukan setiap libur semester dari studinya di universitas.

Dengan Gaji rata-rata Rp400.000 per hari selama dua bulan dia bisa belanja makanan dan minuman dan yang terpenting adalah tetap membayar uang kuliahnya di universitas nanti.

Baca Juga: Novel Mengaku Kecewa Telah Serahkan Foto Terduga pelaku ke Polisi

Dari hasil kerja kerasnya dalam bekerja, tidak hanya bisa membiayai biaya kuliahnya.Tapi juga bisa diberikan kepada orang tuanya yang sedang sakit dan tua di desa.

Sangat miris ketika gadis ini Gadis ini melakukan pekerjaan sehari-harinya dengan pada pagi hari mengikuti truk. Dengan setumpuk karung semen masing-masing 50kg dan mengangkatnya saat mencapai lokasi pemesanan. Semuanya dilakukan sampai malam dengan senyum dan gairah yang kuat.

Dengan pekerjaanya yang seperti ini, ternyata gadi tersebut menyembunyikan pekerjaanya dari orangtuanya. Mendengar hal ini orang tua dari gadis tersebut terkejut dan tidak dapat menahan diri serta menangis. Karena nasib putri tercinta mereka harus mencari nafkah dengan menjadi buruh.