Jadi Pemain Termahal Dunia, Ini Pesan Terakhir Neymar untuk Barcelona


SURATKABAR.ID – Kamis (3/8/2017) waktu Paris, sejarah baru jagat sepak bola kembali terukir setelah Neymar da Silva Santos Junior membubuhkan tanda tangan kontrak untuk klub tajir asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Klub yang kerap ‘membajak’ pemain-pemain nomor wahid dunia ini menggelontorkan dana EUR 222 atau setara 200 juta poundsterling. Jika dirupiahkan mencapai Rp 3,5 triliun.

“Saya sangat senang bergabung dengan Paris Saint-Germain. Sejak saya tiba di Eropa, saya melihat klub ini menjadi salah satu yang paling kompetitif dan paling ambisius. Dan tantangan besar, menjadi motivasi saya untuk pindah ke sini,” kata Neymar terlansir di laman resmi PSG, dikutip dari jpnn.com.

Nilai transfer Neymar menobatkan pria kelahiran Sao Paolo 25 tahun yang lalu ini menjadi pemain termahal dunia. Bahkan, mahar yang dikeluarkan PSG untuk mendapatkan tanda tangannya ini jauh di atas pemain termahal sebelumnya. Yang terkahir, pemain termahal kolong jagat disandang oleh Paul Pogba. Ia dibandrol dengan harga 89 juta poundsterling. Jauh di bawah harga Neymar.

Neymar bakal mengenakan seragam PSG hingga tahun 2022. Dia diberi gaji 5 juta euro atau Rp 712 miliar per tahun, sebelum pajak.

“Mulai hari ini, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membantu tim ini membuka cakrawala baru dan membawa kebahagiaan bagi jutaan pendukungnya di seluruh dunia,” papar Neymar.

“Saya tak sabar bergabung denga rekan tim baru saya, membantu klub untuk memenangkan gelar yang diinginkan penggemar mereka. Ambisi Paris Saint-Germain membuat saya tertarik, seiring dengan semangat dan energi yang diembannya. Saya sudah bermain empat musim di Eropa dan saya merasa siap untuk tantangan ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Resmi Tinggalkan Barcelona, Kemana Neymar Akan Berlabuh

Beberapa jam resmi menjadi punggawa PSG, Neymar menyampaikan salam perpisahannya kepada seluruh elemen Barcelona. Pesan emosionalnya itu disampaikan lewat akun instagramnya, @neymarjr. Berikut adalah ungkapan hatinya.

Saya menyiapkan kata-kata ini untuk hari ini. kehidupa seorang atlet adalah sebuah tantangan. Keputusan kita untuk terus menjaga cahaya yang menyinari karier ini, namun sangat singkat.

Barcelona jauh melebihi sebuah tantangan. Itu seperti sebuah impian seeorang anak kecil yang bermain dengan bintang-bintang dunia melalui vidio game. Saya masih ingat saat kali pertama berada di Barcelona, berbagai ruangan dengan pemain-pemain hebat seperti Messi, Valdes, Xavi, Iniesta, Puyol, Pique, Busquets, dan lainnya. saya menunggu giliran bermain di klub yang memiliki slogan “mes que un club”. Barcelona adalah bangsa yang mewakili Catalunya.

Saya mendapat kehormatan beraksi dengan para pemain hebat yang pernah saya temui. Saya percaya tidak ada pemain-pemain hebat lain yang pernah saya lihat sepanjang hidup. Lionel Messi menjadi teman di dalam dan luar lapangan. Saya merasa terhormat bermain dengan dia. Saya membentuk trio dengan Messi dan Luis Suarez untuk menciptakan sejarah. Saya menaklukkan semua yang menjadi target semua atlet. Saya mendapatkan pengalaman tidak terlupakan. Saya tinggal di kota yang lebih dari sekedar kota. Barcelona adalah tanah air. Saya cinta Barceloa dan Catalunya.

Tetapi seorang atlet butuh tantangan. Untuk kedua kali dalam hidup, saya melawan kehendak ayah saya. Ayah, saya mengerti dan menghargai pendapat ayah. Namun, keputusan saya sudah bulat dan saya meminta ayah mendukungnya, seperti yang selalu ayah lakukan. Ayah berkata, “Jadi, pergi bersama Tuhan dan bahagialah. Jadi anak yang baik. Cintailah saya, dan saya akan mendukungmu, nak.”

Barcelona dan Catalunya selalu ada di hati saya. Namun, saya butuh tantangan baru.

Saya telah menerima proposal PSG untuk meraih prestasi baru dan membantu klub memenangi berbagai gelar yang diimpikan para pendukungnya. Saya mempresentaskan rencana karier yang berani dan merasa siap menghadapi tantangan ini.

Saya berterima kasih kepada para penggemar Barcelona dan semua pengalaman bersama para pemain hebat sehingga saya bisa mendapatkan kesempatan berada dalam satu ruang ganti.

Sekarang, saya merasa waktunya telah tiba untuk pergi. PSG akan menjadi rumah baru untuk beberapa tahun mendatang. Saya akan berusaha menghormati semua kepercayaan yang PSG berikan. Saya mengandalkan dukungan dari semua orang yang telah bersama saya sejak 2009. Para penggemar, teman-teman, rekan-rekan setim, dan terutama keluarga saya yang mengalami banyak masalah selama karier saya. Hari ini, kalian pantas mendapat kedamaian.

Ini adalah keputusan saya yang sulit. Tetapi, saya harus melakukannya demi kedewasaan saya yang sudah berusia 25 tahun.

Barcelona, terima kasih banyak!

PSG, saya datang!

Semoga Tuhan memberkati dan melindungi kita semua.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMengejutkan! Dalam Sidang Perdana, Muzdalifah Tiba -Tiba Batalkan Gugatan Cerainya
Berita berikutnyaKorupsi Meningkat, KPK Usulkan Dana Desa Dipotong 5 Persen. Untuk Apa?