Hebat! Kokpit Retak karena Hujan Badai Es Sebesar Bola Golf, Pilot Ini Berhasil Daratkan Pesawat dalam Kondisi ‘Buta’


 

SURATKABAR.ID – Seorang kapten pilot bernama Alexander Akopov berhasil mendaratkan pesawatnya dalam keadaan ‘buta’ di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki. Tindakannya mendapat banyak sanjungan karena Akopov tak dapat melihat kondisi landasan dan keadaan di depan pesawat tak tampak jelas akibat derasnya hujan es yang menghantam bagian kokpit dan jendela pesawat.

Badai disertai hujan es sebesar telur itu tak hanya merusak pesawat, tapi juga sistem kendali otomatis pilot dari pesawat Airbus A320 yang ia terbangkan. Demikian sebagaimana dilansir dari laman Dream.co.id, Rabu (2/8/2017). Berawal saat pesawat baru saja terbang selama 10 menit dari Erkan, Siprus, hujan es menghantam kaca depan kokpit sampai retak, dan badan pesawat pun rusak.

Keadaan ini tentu membuat para penumpang takut bukan main. Sebuah video dramatis yang beredar di internet bahkan memperlihatkan pesawat maskapai Atlasglobal yang membawa 128 penumpang di dalamnya itu berupaya keras menjaga keseimbangan saat mencoba mendarat.

Berkat keberaniannya tersebut, sang pilot dianugerahi medali kehormatan Order for Courage dari pemerintah Ukraina, atas aksi beraninya mendaratkan pesawat berisi 127 penumpang dalam kondisi ‘buta’. Pendaratan darurat Airbus A320 milik maskapai Turki Atlasglobal tersebut dilakukan setelah kaca depan kapal terbang yang dipiloti Alexander Akopov pecah akibat hantaman es di tengah badai dahsyat yang melanda Turki. Demikian mengutip Liputan6.com.

Baca juga: Hampir Saja! Anak Ini Temukan Ubur-ubur Raksasa Sangat Beracun di Tepi Pantai, Untung Ia Tak Jadi Menyentuhnya

Pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Istanbul menuju Erkan, Siprus, pekan lalu itu terpaksa balik kanan. Seperti dikutip dari Telegraph, sesaat setelah lepas landas, di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan tanah, badai mengadang. Hidung pesawat penyok setelah jadi sasaran hantaman hujan es yang ukurannya sebesar bola golf. Kaca depan pesawat pun pecah, yang membuat pilot tak bisa melihat.

Akopov, yang memegang kendali pesawat, memutuskan untuk memutar balik pesawat dan berupaya untuk mendaratkan burung besi itu ke Bandara Internasional Ataturk di Istanbul.

Dalam video yang diambil di tengah upaya pendaratan, pekerja bandara terdengar berseru panik, “Pesawat tak mungkin didaratkan, tak mungkin!”

Tapi, nyatanya, pesawat tersebut mendarat dengan aman dan disambut dengan tepuk tangan meriah petugas layanan darurat yang menanti di ujung landasan.

Video lain yang diambil dari dalam kabin menunjukkan para penumpang mencengkeram sandaran kursi di depannya kuat-kuat saat pesawat mendarat disertai sejumlah hentakan mengerikan. Beberapa orang bahkan terdengar berteriak.

Setelah pesawat mendarat dengan aman, Akopov mengatakan, “Aku telah berpengalaman terbang selama 30 tahun. Anda lihat pesawat mendarat? Apakah kondisinya baik-baik saja? Para penumpang dalam keadaan hidup. Semuanya normal. Itu adalah bukti kami andal secara profesional.”

Atas keberhasilannya itu, sang pilot dianggap pahlawan.

Baca juga: Sempat Gagal Menjajal F1 2017, Begini Kabar Terbaru Pembalap Rio Haryanto

Para penerbang memang mendapatkan pelatihan untuk bisa merancang “instrumen pendaratan” di mana visibilitas tidak mendukung. Pilot harus mengandalkan panel instrumen di kokpit dan sinyal radio yang ditransmisikan dari bandara. Namun, pada praktiknya, hal itu sulit dilakukan.

Oleg Lungul, seorang teknisi di Bandara Ataturk yang terpaksa ditutup saat terjangan badai membagikan kejadian tersebut di dalam laman Facebook-nya. Berikut merupakan salah satu videonya.