Benarkah Dua Pemain Ini Yang Akan Segera Bergabung Ke Arema FC?


SURATKABAR.ID Mundurnya Aji Santoso dari kursi pelatih kepala Arema FC, tidak lalu membuat tim asal Malang Jatim tersebut, mengendurkan semangatnya untuk mencari pemain baru dalam bursa transfer paruh musim Liga 1 2017. Yang terbaru Arema dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan seorang gendang bertahan Asia dan juga penyerang muda lokal.

Kepastian soal kabar transfer Arema tersebut dikonfirmasikan oleh Manajer Tim, Ruddy Widodo. Menurut Ruddy saat ini klub memang hanya akan fokus memburu pemain dari dua posisi, yaitu stopper sekaligus gelandang bertahan, dan juga penyerang murni.

“Mundurnya Coach Aji (Santoso) tidak akan mengubah kebijakan transfer kami. Bahkan sekarang kami sudah mengerucutkan buruan. Ada stopper Asia yang bisa bermain sebagai gelandang bertahan, serta satu penyerang lokal, mudah –mudahan dalam waktu dekat keduanya bisa gabung dengan kami,” beber Ruddy yang ditemui Suratkabar.ID di Kantor Arema (31/07/2017).

Soal nama –nama pemain tersebut, Ruddy tidak mau membuka nya. Ia khawatir rencana transfer ini akan gagal. Mengingat dua peristiwa transfer buruk yang dialami Arema musim ini.

“Soal nama kami akan kunci rapat –rapat, sampai benar – benar deal dan tidak ada masalah lagi. Jujur kami agak trauma dengan kasus Brent (Griffiths) dan juga Basna (Yanto). Yang pasti, pemain asing ini fresh,” sambungnya.

Baca juga: Bukan Cuma Griffiths, Tapi Ini Dia 4 Pemain Asal Australia Yang Juga Gagal Bersama Arema

Sebelumnya di awal musim memang Arema gagal mendapatkan tanda tangan Rudolof Yanto Basna. Padahal bek asal Papua tersebut sudah datang di Malang. Namun secara diam – diam, mantan pemain Persib Bandung tersebut justru kabur dan hingga kini bermain untuk Sriwijaya FC.

Hal yang hampir sama juga dialami bek asal Australia Brent Griffths. Sudah ikut berlatih di Malang, ternyata Griffiths tidak disahkan oleh PSSI. Akhirnya ia dikembalikan Arema ke agennya.

Lalu, kira –kira siapa dua pemain yang kini dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan Singo Edan tersebut?

Berdasar informasi dari sumber internal di Arema FC, pemain yang dimaksud berasal dari Asia Tengah, dan seorang kapten timnas dari salah satu negara pecahan Rusia.

“Dia sudah di Malaysia, berasal dari salah satu negara pecahan Rusia di Asia Tengah. Dia konsisten bermain sebagai kapten tim dan usianya juga terbilang matang. Kalau ga salah pakai nomor 19 di timnas,” ungkap sumber yang namanya tak mau disebutkan ini.

Berdasar penelusuran Suratkabar.ID, pemain yang dimaksud kemungkinan besar adalah kapten timnas Turkmenistan Ahmet Atayew. Pemain berusia 26 tahun tersebut diketahui memang bisa bermain di dua posisi yang kini dibutuhkan Arema, stopper dan gelandang bertahan.

Dari data transfermark, Atayew terakhir kali diketahui bermain di klub kasta teratas liga Turkmenistan Altyn Asyr. Bersama Timnas Atayew sudah mencatatkan 18 caps, sejak 2012 yang lalu.

Sementara untuk pemain lokal, sumber tersebut menyebutkan bahwa ia adalah pemain muda asal Papua yang juga sempat memperkuat Timnas U-19.

Selanjutanya, berdasarkan penelusuran, tampaknya opsi Arema mengerucut pada satu nama, yaitu penyerang Perseru Serui, Mariando Djonak Uropmabin. Musim ini pemain berusia 21-tahun tersebut telah bermain sebanyak 15 kali dan berhasil mencetak dua gol.

Sebelum bersama Perseru Serui, Mariando sempat memperkuat Semen Padang, Sriwijaya dan juga PSIS Semarang. Pemain berpostur 175 cm ini diketahui juga cukup konsisten memperkuat Timnas junior mulai dari U-16 hingga U-19.