Dua Bulan “Pesta” di Kawasan Songgoriti Malang, Puluhan Pria Gay Diamankan


SURATKABAR.ID – Kasus LGBT makin marak terjadi di Kota Malang. Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan penemuan sejumlah grup LGBT Malang di Facebook, kini Polres Batu mengamankan puluhan pria gay yang kerap “berpesta”.

Selama dua bulan belakangan, setiap akhir pekan sejumlah pria gay menggelar pertemuan di sumber air panas Songgoriti. Hal ini tentu saja membuat masyarakat setempat merasa resah.

“Jadi sudah berjalan hampir dua bulan, di setiap Sabtu mereka bertemu di sumber air panas itu. Masyarakat yang resah, kemudian melapor ke polisi,” tutur Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, Senin (31/7/2017), dilansir detik.com.

Dari sembilan pria yang berhasil diringkus, menurut Budi tiga diantaranya tergabung dalam Ikatan Gay Kota Batu alias IGABA.

“Yang tiga mengaku ikut IGABA. Komunitas yang memiliki ratusan anggota tersebar di berbagai daerah,” bebernya.

Baca juga: Dikabarkan Pecat Dosen Bercadar, Begini Penjelasan UIN Jakarta

Budi melanjutkan, komunitas ini kerap menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi dan interaksi untuk merekrut anggota baru.

Meski begitu, Budi mengaku pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran hukum saat sembilan pria dan dua penjaga sumber air panas digerebek, Sabtu (29/7/2017) malam.

“Ada dua sangkaan sebelumnya, tindakan prostitusi atau hubungan s*ks dan pornoaksi. Keduanya sementara masih didalami, bukti dan keterangan untuk melengkapi BAP. Mereka kami minta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatannya kembali,” jelas Budi.

Menurutnya dua penjaga air panas juga turut diamankan bersama para pelaku untuk dimintai keterangan dan menjelaskan kegiatan apa saja yang terjadi.

“Kita lihat SOP-nya dulu. Dua penjaga turut kita amankan, untuk mengetahui kegiatan apa saja terjadi di sana. Upaya kita kedepan pencegahan agar tindakan diduga melanggar hukum tidak dilakukan di wilayah hukum Polres Batu,” tegasnya.

Baca juga: Terungkap! Ini Sosok Admin Dibalik Grup Persatuan Gay Universitas Brawijaya

Untuk saat ini, para pria ini telah dikembalikan pada keluarganya masing-masing. Namun, pihak berwajib menyita telepon seluler milik pelaku dan satu unit sepeda motor.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDikabarkan Pecat Dosen Bercadar, Begini Penjelasan UIN Jakarta
Berita berikutnyaKPK Bakal Periksa Keponakan Setya Novanto