Mahasiswa ini Daftar untuk Jadi Warga luar Angkasa


SURATKABAR.IDBeberapa waktu lalu, ilmuwan Rusia Igor Ahusrbeyli mencetus konsep sebuah negara baru yang berlokasi di luar angkasa, yakni Asgardia. Sejak diumumkan, sudah ada lebih dari 270 ribu penduduk Bumi mendaftarkan diri menjadi warga pertama di Negara Asgardia, termasuk mereka yang tinggal di Indonesia.

Salah satunya Lealdo Ayubi Raditchu, ditemui pada Minggu (30/7/2017) Mahasiswa Universitas Agung Tirtayasa (Untirta) ini mendaftar untuk siap berangkat dan tinggal diluar angkasa. Lealdo yang merupakan Mahasiswa Fakultas Pertanian tersebut mendaftar pada halaman resmi Asgardia (https://asgardia.space/en/) sejak bulan Juni kemarin.

“Saya mendaftar sejak bulan lalu, ini sebenarnya sebatas visioner atau konsep saja, entah realisasinya mungkin puluhan tahun ke depan,” ungkap Lealdo yang dikutip dari halaman jawapos.com

Menurut Lealdo, dirinya masih belum bisa membayangkan kelak kehidupan di luar angkasa. Ia juga menuturkan bahwa konsep yang di gagas merupakan wujud dari perdamaian di muka bumi, untuk menggabungkan seluruh Ras dan Etnis diseluruh Dunia.

“Yang saya tahu, negara Asgardia ini tujuannya untuk misi perdamaian di muka bumi,” ucap Aldo yang juga senang melihat aktivitas luar angkasa melalui aplikasi galaxy di laptopnya.

Baca Juga : Miris, Begini Pengakuan Mengejutkan Siswi SMP yang Bertarif Rp 500 Ribu

Dari data yang dilansir situs tempo.co, sebanyak 84 persen warga Indonesia yang mendaftarkan diri sebagai Asgardian adalah laki-laki, dan 16 persennya adalah wanita.

Dari peta yang ada di laman web-nya, tampak persebaran pendaftar di Indonesia tersebar di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, Yogyakarta, Bekasi, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, dan kota-kota lain di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Mengacu dari laman web tersebut, ada 855 orang dari Jakarta yang mendaftarkan diri untuk menjadi Asgardian. Disusul Bandung dengan 343 orang, Surabaya sebanyak 248 orang, Tangerang sebanyak 240 orang, dan Bekasi ada 231 orang.

Selain itu, mereka yang diterima menjadi warga Asgardia akan mendapatkan sertifikat resmi menjadi warga negara, tetapi tetap memiliki status dwi kewarganegaraan.