3 Bulan Pasca Teror Novel, KPK dan Polri Bergabung Ungkap Tersangka Lewat Sketsa Wajah


     

    SURATKABAR.IDKasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan hingga saat ini masih belum menemukan titik terang. Padahal, sudah 110 hari berlalu sejak insiden tersebut. Namun meskipun belum ada tanda-tanda kasus ini segera terpecahkan, pihak Polri masih terus optimis bahwa kasus ini bisa diungkap.

    “Kita optimis,” ungkap Wakapolri Komjen Syafruddin sewaktu ditanya mengenai progres kasus Novel, di Bundaran HI, Minggu (30/7/2017), seperti dikutip dari Detik.com siang ini.

    KPK dan Polri Bergabung

    Syafruddin menambahkan, tim KPK dan Polri sudah bergabung. Tim semi independen ini kini tengah membuat sketsa wajah.

    “Bikin sketsa wajah. Ada lain tapi nggak bisa diungkap,” beber Syafruddin.

    Baca juga: Tak Mau Ditertawakan Sejarah, Prabowo: Silakan Berkuasa Sampai 10 Tahun, 20 Tahun, Sejarah Akan Menilai

    Orang nomor dua di Polri tersebut menolak menjelaskan lebih jauh mengenai sosok dalam sketsa wajah yang disebutnya itu.

    “Jangan dulu, nanti, nanti. Yang jelas langkah langkah sudah progresif. Yang penting gini, jangan kita bicara individu, bicara antar lembaga Polri dan KPK sangat solid tangani kasus ini. Jangan bicara individu. KPK dan Polri sangat baik,” urai jenderal bintang tiga ini.

    Sementara itu, Novel Baswedan saat ini sedang berada di Singapura untuk menjalani perawatan lanjutan. Pada 11 April 2017 lalu, Novel disiram air keras oleh dua orang misterius yang menggunakan sepeda motor.

    Pasca teror Novel ini, polisi sempat menangkap sejumlah pria yang diduga sebagai tersangka. Namun mereka dilepas lantaran dianggap memiliki alibi kuat bahwa mereka bukanlah pelaku penyerang Novel.