Pemain Asing Incaran Arema Akhirnya Tiba Di Malang, Siapa Dia Sebenarnya?


SURATKABAR.ID Arema FC memastikan akan merombak jajaran skuatnya pada tengah musim ini. Bukan hanya punggawa lokal, namun pemain asing juga mendapat perhatian dari manajemen dan pelatih.

Sebelumnya, seperti dilansir dari fokusmalang.com, General Manager Arema FC Ruddy Widodo memang mengungkapkan, bahwa saat ini ada dua pemain asing yang tengah menjalin komunikasi dengan mereka. Satu pemain sudah mencapai kesepakatan, sedang satu pemain lainnya, masih dalam tahan negosiasi.

Meskipun hingga detik ini, Arema FC masih menyimpan rapat, siapa pemain yang diincar dan siapa yang akan tersingkir. Namun untuk pemain yang sudah deal ini, identitasnya mulai terkuak. Bahkan calon anggota pasukan Singo Edan ini sudah tiba di Malang.

Dia adalah stopper kelahiran inggris, berkebangsaan Australia, Brent Griffith. Brent menjadi sangat dekat dengan Arema, setelah pada Jumat (21/07/2017) melalui akun Instagramnya, @Brentel, ia mengunggah foto tengah sarapan di salah satu hotel di Kota Malang.

Rupanya, jika memang Griffiths ke Malang karena ada ‘urusan’ dengan Arema, hal ini memunculkan fakta, bahwa Aji Santoso saat ini memang berupaya untuk memperbaiki lini belakang mereka.

Baca juga: Berikut, 4 Gelandang Bertahan Yang Sangat Mungkin Bergabung Dengan Arema FC, Nomor 3 Paling Mengejutkan

Nah, yang menarik adalah Arema tampaknya akan melepas bek asal Lebanon, Jad Noureddine. Hal ini terkait dengan kuota pemain Asia yang dimiliki Arema. Namun bisa saja Brent masuk sebagai marquee player, jika memang pengalamannya pernah bermain di Blackburn Rovers diperhitungkan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai regulator kompetisi.

Siapa Brent Griffiths?

Siapa sebenarnya Griffiths? ia adalah bek yang memiliki tinggi 188 cm tentu sudah pasti  memiliki kekuatan tubuh yang bagus.

Akan sangat berguna khususnya di lini belakang Arema, apalagi, pemain kelahiran Stock-On-Trent Inggris ini juga masih berusia relatif muda 27 tahun, selain itu Griffiths juga bisa bermain sebagai bek kanan.

Griffiths memulai kariernya, dengan menjadi pemain junior di klub Blackburn Rovers Inggris, dan meneruskannya ke Perth Glory di Australia.

Pemain berambut coklat ini memulai karir profesionalnya pada tahun 2009, sebagai pemain di klub Perth Glory, peserta A League (kasta tertinggi Australia). Lepas dari Perh di tahun 2011, Griffiths sempat memperkuat klub divisi dua Liga Australia, Heidelberg United.

Tiga musim bersama Heidelberg, Griffith akhirnya kembali ke A League bersama klub Central Coast Mariners. Hanya semusim di Central Cost, bek kelahiran 24 Maret 1990 ini melanjutkan karirnya di Liga Malaysia bersama Penang United.

Baca juga: Inilah 4 Bintang Liga 2, Yang Punya Potensi “Dilirik” Arema FC Pada Bursa Transfer Paruh Musim

Karir Griffith di Penang pun tak terlalu panjang, dari data transfermrkt, ia hanya bermain di Liga Malaysia selama semusim (2015-2016). Meninggalkan Penang, Griffiths pulang kampung dan bermain bersama tim NPL Barat (Liga regional Australia) Baywaters City.

Musim lalu di Bayswater, Griffo sapaan akrab Griffiths ternyata diketahui sempat satu tim dengan mantan penyerang Arema, Gustavo Giron Marulanda. Uniknya, di Bayswater, Griffo juga hampir saja bermain di salah satu klub di Afrika Selatan. Hanya saja saat itu Bayswater tak ingin melepas beknya tersebut.

Bila melihat statusnya yang sudah tiba di Malang, bisa jadi akhir pekan ini Griffo akan segera dikenalkan kepada publik. Dan bila itu terjadi, hal tersebut sama saja dengan pintu keluar bagi Jad Noureddine. Hanya saja belum pasti, apakah Arema akan melepasnya dengan memecat, atau sekedar meminjamkan mantan bek Borneo FC tersebut.