Wah! Diam – Diam Kiper Yang Sempat Jadi Politisi Ini, Sekarang Malah Bermain Untuk Klub Luar Negeri Lho


SURATKABAR.ID Markus Horison, siapa yang tak mengenal sosok ini. Di kalanga pecinta si kulit bundar ia dikenal sebagai kiper tangguh yang memperkuat sejumlah tim besar di Indonesia. Sementara bagi penikmat dunia hiburan, pria yang gemar tampil plontos ini juga dikenal, sebagai mantan suami dari artis Kiki Amalia.

Namun apakah anda mengetahui bagaimana kabar Markus saat ini?

Setelah sebelumnya dikabarkan pria yang juga dikenal dengan nama Markus Haris Maulana ini, mengakhiri cabut dari dunia sepakbola, dan banting stir sebagai politisi di kampung halamannya, Kabupaten Lahat, Sumatera Utara. Ternyata diam – diam Markus kini kembali ke dunia sepakbola profesional, bahkan ia kini bermain di luar negeri.

Seperti dilansir dari Footballtribe, mantan kiper PSMS Medan ini sekarang bergabung dengan tim asal Timor Leste, Assalam FC. Pria yang dikenal pula sebagai kiper Timnas Indonesia tersebut, rupanya sudah melanglang buana ke Timor Leste sejak awal tahun 2017 ini.

Assalam FC sendiri adalah klub berideologi Islam, yang saat ini berkompetisi di divisi dua liga Timor Leste. Di Assalam, Markus menggantikan kiper Assalam sebelumnya, yang juga berasal dari Indoenesia, Rahmanuddin. Rahman sendiri diketahui saat ini bermain untuk tim asal Jawa Timur Persatu Tuban.

Baca juga: Ingat Kiper Andalan Timnas di AFF 2010 Ini, Tak Lagi di Lapangan Hijau Kini Dia Malah Jadi…

Rupanya, meskipun hanya bermain di divisi rendah, Markus mengaku sangat bahagia bisa bermain untuk Assalam FC. Hal ini lantaran kontrak ya ia dapatkan terbilang cukup besar, jika dibandingkan dengan tawaran –tawaran dari klub Liga 2 di Tanah Air.

”Nilai kontrak di sini sedikit lebih tinggi, karena dibayar pakai mata uang dollar Amerika Serikat,” kata Markus.

Nah, alasan lain Markus merasa senang kini tinggal di Timor Leste, karena di negara yang merupakan mantan propinsi ke 27 Indonesia tersebut, kiper berusia 36 tahun tersebut masih begitu mengidolakan dirinnya.

Memang jika dibandingkan dengan di Indonesia, karir Markus bisa dibilang sudah tamat. Setelah berhasil berjaya bersama PSMS Medan di Indonesia Super League (ISL) 2008-2009, nama Markus  mulai tenggelam ketika pada musim berikutnya ia memperkuat Arema Indonesia.

Berkonflik dengan pelatih Arema saat itu, Robert Alberts, Markus memutuskan hengkang ke Persib Bandung pada paruh musim tersebut. Sialnya, ternyata pada musim yang sama, justru Arema lah yang menjadi juara.

Bertahan satu musim setengah di Persib, Markus memutuskan pulang kampung untuk kembali membela PSMS Medan. Banyaknya permasalahan pribadi, baik dengan keluarga, maupun dengan istrinya Kiki Amalia, membuat Markus sulit berkonsentrasi.

Hingga akhirnya ia sempat memutuskan gantung sarung tangan pada akhir tahun 2016 lalu. Klub terakhir yang ia bela adalah PPSM Magelang yang bermain di divisi 2.

Markus sendiri saat itu memutuskan untuk menjadi politisi di Langkat bersama partai baru, milik pengusaha media Hary Tanoesoedibjo, Perindo.

Ya, tampaknya memang politik bukan dunia yang diinginkan Markus. Sepakbola sendiri tampaknya sudah menjadi semangat yang mendarah daging bagi penjaga gawang yang dikenal luas saat membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010 lalu ini.