Cerita Aa Gym Mimpi Berjalan Bersama dengan Gembong Narkoba Freddy Budiman


SURATKABAR.ID – Abdullah Gymnastiar atau yang lebih akrab disapa dengan Aa Gym menceritakan salah satu mimpi yang tidak akan pernah ia lupakan. Menurut ustaz yang sering tampil di layar kaca tersebut, mimpi itu adalah saat dirinya bertemu dengan gembong nakoba Freddy Budiman. Begini pengakuan Aa Gym.

“Saya akan ceritakan mimpi yang tidak bakal saya lupakan. Saat itu saya sedang iktikaf. Saya bermimpi bertemu dengan bandar narkoba, Freddy Budiman,” papar Aa Gym di Gedung Paguyuban Pasundan, Bandung, Jawa Barat saat acara ulang tahun Paguyuban Pasundan ke-104 pada Senin (10/7/2017) seperti yang diwartakan oleh tribunnews.com

Ustaz berusia 55 tahun itu menyebutkan jika dalam mimpi tersebut, ia berjalan bersama dengan Freddy Budiman di sutau tempat yang asing baginya. Sesaat setelah memipi tersebut, pelantun lagu ‘Jagalah Hati’ itu lalu bangun selanjutnya browsing di Google dan mengetahui fakta jika gembong narkoba itu sudah diekseskusi mati beberapa jam sebelumnya.

Baca juga: Terkait Kasusnya, Ustaz Yusuf Mansur Minta Damai, Begini Reaksi dari Investor

“Saat itu saya terbangun jam 3 pagi. Saya langsung saja browsing di Google bahwa Freddy dieksekusi jam 1 malam hari itu juga,” ungkapnya.

Dan setelah mengetahui jika Freddy Budiman sudah dihukum mati, suami teh Nini tersebut langsung mendoakan agar dosa-dosanya diampuni dan bisa khusnul khotimah.

“Saya telusuri ternyata hari-hari menjelang dieksekusi ia telah bertobat. Kita positive thinking saja. Kita sama-sama doakan yang terbaik saja buat Freddy,” ujarnya.

Baca juga: Justin Trudeau Kirim Pesan untuk Masyarakat Indonesia Lewat Vlog ‘Bareng’ Jokowi, Begini Isinya

Sebagai informasi, Freddy Budiman menjadi terpidana pertama yang dieksekusi mati. Eksekusi dilaksanakan pada Jumat 29 Juli 2016, di lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan, Jawa Tengah.

Freddy divonis mati atas kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi dan pabrik ekstasi di penjara. Berdasarkan Rachmad, Jaksa Agung Muda Tindak pidana Umum Kejaksaan Agung menyebutkan jika Freddy masih mengendalikan peredaran narkoba selama di penjara.