Cak Imin Minta NU Bisa Didik FPI Agar Tidak…


SURATKABAR.ID Fenomena organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) memang mengundang perhatian banyak pihak, khususnya setelah Imam Besar mereka Habib Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pornografi, dan kini tengah berada di luar negeri.

Salah satu yang memberikan perhatian besar adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Melalui Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar, PKB mendorong agar Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi kemasyarakat terbesar di Indonesia, bisa melakukan pengayoman kepada semua pihak, khususnya FPI.

 “Saya berharap PBNU setelah ini lebih banyak mengayomi, merangkul. Kalau perlu menyanggi FPI supaya tidak menjadi ke mana-mana,” ujarnya usai menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara Eropa di Jakarta, Jumat (07/07/2017), seperti dilansir dari JPNN.

Dengan melakukan pendekatan secara kekeluargaan, dengan merangkul dan mengayomi, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar yakin bahwa akan ada sebuah proses pembelajaran dan pembauran yang bisa ditularkan NU kepada FPI.

. “Bisa dididik supaya tidak tumbuh menjadi radikal,” imbuhnya.

Baca juga: Miris, Ternyata Pelaku Persekusi di Jakarta, Malah Dapat Perlakuan Begini Dari FPI

Cak Imin juga mengapresiasi pertemuan 14 ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam Indonesia (LPOI).

Cak Imin setuju dengan permintaan LPOI kepada pemerintah untuk menerbitkan Perppu membubarkan ormas anti Pancasila.

“Itu bagus sebagai sikap,” kata Cak Imin

Meski demikian, Cak Imin memandang pertemuan tersebut perlu untuk ditindaklanjuti dengan cara ormas-ormas yang sudah memiliki platform dan semangat NKRI ini harus membina, merangkul, mengayomi dan menyanyangi ormas-ormas Islam yang semangat NKRI nya masih kendur.

“Oleh karena itu saya berharap PBNU setelah ini lebih banyak mengayomi, merangkul. Kalau perlu, NU menyayangi FPI (Front Pembela Islam) supaya tidak menjadi kemana-mana dan dididik supaya tidak menjadi radikal,” ujar bekas Menakertrans itu.

Menurutnya, merangkul ormas-ormas yang dikenal keras dan militan juga diperlukan sebagai proses belajar bernegara yang baik.

“Semua ini proses supaya semua belajar, termasuk kita semua, FPI, NU semua belajar bernegara yang baik,”

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin juga menaruh harapan besar kepada penegak hukum supaya bisa dengan cepat, tegas dan bijak dalam menangani kasus hukum yang menyeret nama Habib Rizieq Shihab. Menurutnya kasus chatting berkonten pornografi yang kini dihadapi Habib Rizieq tersebut tidak perlu terlalu jauh jadi urusan negara.

 “Ini (kasus Habib Rizieq) sebenarnya urusan kecil, jangan seolah-olah urusan negara. Saya tidak suka urusan chating gitu jadi urusan negara,” pungkasnya.

  http://credit-n.ru/zaymyi-next.html


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTidur Bersama 10 Pria di Penjara, Begini Pengakuan Saiful Jamil
Berita berikutnyaTerungkap! Ternyata Seperti Ini Tampilan Jenita Janet Tanpa Rambut Palsunya