Siram Pengendara Motor Pakai Air, Saat Ditegur Reaksi Pria Bermobil Ini Nggak Terduga


    SURATKABAR.ID – Berlalu lintas tentu ada aturan dan etikanya. Bukan hanya mematuhi rambu dan lampu lalu lintas, setiap pengguna jalan juga wajib menghormati pengguna jalan lainnya.

    Jangan seperti yang dilakukan pria ini, sudah berbuat salah, bukannya minta maaf malah bikin orang lain makin jengkel dan muntab.

    Dikisahkan oleh Amiwan Asa melalui akun Facebook miliknya, Selasa (27/6/2017) lalu, kisah ini pasti bikin siapapun ikut sebal.

    Dalam unggahannya itu, Amiwan mengisahkan dia bersama anak dan istrinya tengah mengendarai sepeda motor di Jalur Wilangan, Saradan, Caruban, Madiun, Jawa Timur.

    Baca juga: Masih Ingat Artis Pemeran Mak Lampir? Ini Kabar Terbarunya

    Di tengah perjalanan, tiba-tiba mobil berwarna putih dengan nomor polisi W 1276 SC meluncur dan membuka jendelanya. Kemudian salah satu penumpangnya melempar gelas air mineral yang masih ada isinya.

    Tak dapat terhindarkan, muka Amiwan pun terkena cipratan air yang dibuang penumpang mobil tersebut. Begitu juga dengan kacamata minus yang dikenakannya. Hal ini menyebabkan pandangan Amiwan terganggu saat berkendara.

    Ia kemudian berusaha mengejar mobil tersebut dengan tujuan menegur penumpang yang membuang air. Hingga akhirnya, Amiwan berhasil menegurnya dengan sopan di sebuah traffic light.

    Namun, bukannya meminta maaf telah membuang air sembarangan dan mengenai orang lain, orang tersebut malah marah dan memaki-maki Amiwan.

    Iki ndek dlanan su, asu (ini di jalan, anjing),” kata orang tersebut, seperti ditulis Amiwan dalam statusnya, dilansir tribunnews.com.

    Dalam postingannya itu, Amiwan juga mengingatkan pada setiap pengguna jalan untuk lebih berhati-hati jika bermaksud membuang benda keluar mobil. Pasalnya, hal tersebut bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.

    Baca juga: Didapuk Jadi Pemeran Ranger Biru, Aktor Indonesia Ini Ganteng Banget

    Tolong, jika kabar ini sampai ke telinga pengguna mobil W 1276 SC tersebut, pesan saya, SAYA TELAH MEMAAFKAN ANDA, jangan diulangi perilaku burukmu itu, sudah jelas-jelas salah, bukan meminta maaf, malah memaki yang disalahi dengan makian “su asu”,” kata Amiwan.

    Perbuatan yang tak patut ditiru, bukan? Yuk, lebih beretika dalam berlalu lintas!