Wow! Jamban Ini Terbuat dari Emas 18 Karat dan Berfungsi Normal


    SURATKABAR.ID – Sebuah jamban berbahan dasar emas 18 karat, sepenuhnya berfungsi normal dan siap melayani orang untuk membuang hajat. Mungkin inilah yang bisa disebut sebagai singgasana yang sesungguhnya. Menggunakannya, mungkin seperti dongeng seorang raja, saking kayanya bisa membuang hajat di jamban yang terbuat dari emas 18 karat.

    Jamban emas ini merupakan hasil karya dari Maurizio Cattelan, seorang seniman yang berasal dari Italia. Dan karya tersebut dipajang di salah satu kamar kecil umum yang terdapat di Museum Guggenheim, New York Amerika Serikat. Dan setiap orang yang ingin mengunakannya untuk membuang hajat, akan dikenai biaya sebesar USD 18 atau setara dengan Rp 230 ribu.

    Toilet istimewa ini bertajuk America. Di dekat jamban emas ini ada seorang penjaga yang akan menjawab setiap pertanyaan pengunjung. Selain itu tentu saja tugasnya agar jamban tak dicuri. Cattelan mengakui jika karyanya tersebut merupakan sebuah seruan demokrasi.

    Baca juga: Mengejutkan! Operasi Selaput Dara Makin Laris Karena Obsesi Tinggi atas Keperawanan

    “Apa pun yang Anda makan. Makan siang dua ratus dolar atau hot dog dua dolar. Hasilnya sama, berujung pada jamban,” katanya seperti yang tertera di beritagar.id

    Seniman berusia 55 tahun ini berharap para pengunjung tak menjadikan karyanya sebagai sebuah lelucon lantaran itu memiliki arti yang mendalam. Dalam New York Times, ia menyebutkan jika karyanya tersebut merupakan sebuah sindiran absurd mengenai ketidaksetataraan di dunia, termasuk juga menyindir perputaran uang yang besar di dunia seni.

    Selain itu, Cattelan juga membolehkan karyanya dianggap sebagai hadiah untuk pengunjung museum, karena memberikan kesempatan yang langka unuk bisa buang hajat dengan fasiltas sanga mewah, bak raja di negeri dongeng.

    Pengelola Museum Guggenheim menyebutkan jika pemanfaatan jamban tersebut oleh para pengguna menghadirkan kedekatan dengan karya seni yang belum pernah ada sebelumnya.

    Baca juga: Bikin Haru, Mark Zuckerberg Ceritakan Pengalaman Buka Puasa Bareng Pengungsi Somalia

    Nah, untuk menjaga keawetan dan kebersihan jamban emas, pengelola museum juga mengganti jenis cairan pembersih yang cocok untuk emas. Sementara ongkos produksi dari jemban emas tersebut tak dibeberkan ke publik.