Waduh, Berniat Musnahkan Petasan, Polisi Malah Rusak 17 Rumah Warga


SURATKABAR.ID – Setiap bulan Ramadan, pemusnahan petasan merupakan salah satu agenda pihak kepolisian. Sebab, petasan-petasan berbahaya ini dijual bebas di pasaran. Harganya pun relatif murah.

Naas, berniat memusnahkan petasan dan mercon yang mereka amankan, Sabhara Polres Kebumen Jawa Tengah malah menyebabkan sejumlah kerusakan.

Mereka memang memusnahkan petasan dan mercon dengan cara dibakar. Namun, siapa sangka ledakan akan terjadi begitu keras dan mengguncang daerah di sekitar lokasi pemusnahan.

Bahkan, kuatnya gelombang ledakan petasan tersebut bisa terdengar hingga sejauh radius 5 kilometer dari lokasi.

Baca juga: Bukan Kriminalisasi, Ini Sebutan Kasus Habib Rizieq Menurut Yusril

Alhasil, ledakan hebat yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Kaca-kaca di rumah warga juga sampai pecah karena ledakan tersebut. Bahkan, ada pula yang dinding rumahnya menjadi miring akibat ledakan dahsyat itu. Sedikitnya 17 rumah warga mengalami kerusakan karena ledakan tersebut.

Bukan cuma merusak rumah, salah seorang warga juga harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit jantungnya kambuh setelah mendengar bunyi ledakan yang keras itu.

Diketahui, mercon dan bahan peledak untuk petasan ini didapatkan dari hasil operasi anti petasan selama bulan Ramadan. Jumlahnya tentu tak sedikit dan mencapai puluhan kilogram.

Sayang, pihak kepolisian memusnahkannya dengan cara yang kurang tepat hingga membahayakan warga sekitar dan menyebabkan sejumlah kerusakan.

Video pemusnahan mercon dan petasan ini pun viral di media sosial. Tak sedikit netizen yang membagikan dan mengomentari kasus ini.

Pak.. kok ya ga mbok rendem aja petasannya? Jd inget pemusnahan ganja dgn cara dibakar,” tulis akun @trizarrizq.

Selain komentar trizarrizq yang menyarankan untuk merendam petasn untuk memusnahkannya, netizen juga nyinyir terhadap cara pemusnahan tersebut.

Nyita petasan, buat dimainin sendiri,” komentar akun @Donny_Sebast.

Berikut videonya.