Novel Kantongi Informasi Keterlibatan Seorang Jenderal dalam Kasusnya, Siapa Dia?


SURATKABAR.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang kini sedang proses penyembuhan karena diteror oleh orang tak dikenal mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan. Ia mengatakan jika mendapatkan sebuah informasi dari pejabat kepolisian yang terlibat dalam kasusnya.

Novel dalam wawancara dengan majalah TIME menyatakan keheranannya dengan perkembangan kasusnya yang semakin gelap.

“Saya sebenarnya telah menerima informasi bahwa seorang jenderal kepolisian—level tinggi dari jajaran kepolisian—terlibat (dalam kasus penyiraman air keras). Awalnya, saya bilang itu informasi yang bisa jadi salah. Namun, kini sudah dua bulan lamanya dan kasus saya tak juga menemukan titik terang. Saya katakan, perasaan saya bahwa informasi itu bisa saja benar,” kata Novel Baswedan dalam wawancara dengan TIME, dilansir republika.co.id, Selasa (13/6/2017).

Sementara itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mendesak agar dibentuk tim khusus dalam rangka membongkar kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

Baca Juga: Novel Sebut Petinggi Polri Terlibat Penyiraman Air Keras, Ini yang Dilakukan KPK

Ia menyatakan jika publik mulai meragukan perkembangan kasus tersebut. “Sebab sudah tiga bulan Polda Metro Jaya menangani kasus ini tapi tak terlihat tanda tanda kasus ini akan terang benderang. Sepertinya Kapolda Metro Jaya tak mampu bekerja profesional menuntaskannya,” ucap Neta, Kamis (15/6/2017).

Menurut Neta, Polda Metro Jaya dianggapnya sudah tidak mampu membokar kasus penyiraman tersebut. “Sebab Polda Metro Jaya sudah nyata nyata tidak mampu dan mabes polri harus segera mengambil alih kasus ini,” kata Neta.

Desakan tersebut juga terkait dengan pengakuan Novel mengenai keterlibatan petinggi kepolisian.

“Apalagi dengan adanya pengakuan Novel bahwa ada Jenderal Polisi yang terlibat,” kata Neta.