Tak Terima Dituduh sebagai Pemilik Web ‘Baladacintarizieq, Pria Ini Lapor Polisi


SURATKABAR.ID – Pria bernama Miftachul Irfan Santoso melaporkan pemilik akun Facebook atas nama Aulia Tunnisa ke aparat kepolisian. Irfan melaporkan akun tersebut lantaran telah menuduhnya sebagai pemilik situs baladacintazieq.com.

“Hari ini saya sudah buat laporan bahwa ini ada konten yang menyangkut nama saya di media sosial atas namanya Aulia Tunnisa ya. Sejauh ini, ini yang saya tracking paling pertama (menyebarkan),” ungkap Irfan saat dihubungi media, sebagaimana diwartakan dalam Kompas, Rabu(14/6/2017).

Seperti diketahui, sejak awal 2017 sudah tersebar di berbagai media sosial informasi hasil analisis asal domain situs baladacintarizieq.com yang mempublikasikan percakapan WhatsApp berkonten pornografi, dan diduga melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Hasil analisis tersebut menunjukkan informasi bahwa pemilik domain situs baladacintarizieq.com berada di Indonesia dan teregistrasi dengan nama Irfan Miftach yang beralamat di Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca juga: Soal Teror yang Dialaminya, Novel Buka-bukaan dalam TIME: “Setelah Saya, Siapa Berikutnya?”

Berdasarkan hal tersebut, Irfan menduga bahwa pemilik akun Facebook Aulia Tunnisa menganggap dirinyalah pemilik domain baladacintarizieq.

“Dia memberikan caption di-share-nya dia, seperti ini, ‘kabar terbaru berkat kesigapan tim muslim siber army sutradara pembuat chat m*sum HRS sudah ditemukan di daerah Pejaten'” tuturnya.

Hal itu membuat Irfan jadi beranggapan bahwa Irfan Miftach yang dimaksudkan dalam status yang diunggah Aulia Tunnisa tersebut adalah dirinya, lantaran data diri yang dicantumkan adalah profilnya. Namun, foto yang diunggah akun tersebut bukan foto diri Irfan.

“Saya juga enggak ngerti, itu foto siapa. Fotonya berbeda, tapi nama, alamat, dan semua detailnya saya,” sebut Irfan.

Selain daripada itu, Irfan mengklaim tak tahu menahu soal kasus yang menerpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut. Untuk itu, dia merasa heran mengapa data dirinyalah yang disangkut pautkan dengan kasus tersebut.

“Ini sangat mengganggu karena membuat kenyamanan dan pengamanan saya terancam. Yang saya takutkan ada beberapa pihak yang terprovokasi,” imbuhnya.

Merujuk hal tersebut, Irfan pun melaporkan pemilik akun Facebook Aulia Tunnisa ke polisi. Laporan Irfan tertera dalam laporan polisi bernomor Lp/2859/VI/2017/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 13 Juni 2017.

Sementara itu, pihak kepolisian menyertakan Pasal 310 tentang Pencemaran Nama Baik dan atau Pasal 27 ayat 3 UU RI No. 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE dalam laporan tersebut.

Polisi Sudah Membantah

Di lain pihak, polisi juga sempat membantah desas-desus yang beredar bahwa pemilik domain situs baladacintarizieq berada di Indonesia dan terdaftar atas nama Irfan Miftach yang beralamat di Jalan Seno Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca juga: Terungkap! Polisi Lacak Pembuat Website Baladacintarizieq, Ternyata Lokasinya di….

“Tidak benar itu (berada di Pejaten),” bantah Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/6/2017), melansir reportase Kompas.

Argo menerangkan, sejauh ini penyidik masih mencari keberadaan penyebar percakapan berkonten pornografi yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein. Menurut Argo, alamat internet protocol(IP) pemilik situs tersebut kerap berganti-ganti. Dan terakhir terungkap, pemilik situs berada di Amerika Serikat, sehingga polisi mengalami kesulitan dalam penyelidikannya. Oleh sebab itu, FBI akan digandeng untuk dimintai bantuan.