Soal Visa Unlimited Rizieq, Imigrasi: Tak Ada Istilah Unlimited, yang Ada Permanent Residence atau Temporary Stay


SURATKABAR.ID – Terkait informasi yang dinyatakan oleh Kapitra Ampera selaku kuasa hukum imam besar Front Pembela Islam (FPI), bahwa Habib Rizieq Shihab mendapat visa kunjungan yang unlimited, turut ditanggapi oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F. Sompie.

Disebutkan sebelumnya bahwa pengacara Kapitra Ampera menyebutkan Habib RIzieq Shihab mendapatkan visa khusus dari Kerajaan Arab Saudi.

“Tentu tergantung kepada peraturan yang berlaku di negara tersebut. Kami akan cek apakah memang (Rizieq) diberikan visa tersebut. Tentu kalau pengacaranya yang bersangkutan memberikan informasi, kami juga nanti akan berkoordinasi dengan negara yang memberikan visa apakah memang terdaftar,” beber Ronny di DPR, Jakarta, Senin (12/6/2017), sebagaimana diliput dalam reportase Suara.com, Selasa (13/6/2017).

Sementara itu, terkait dengan langkah hukum untuk memulangkan Rizieq yang kini menjadi tersangka kasus pornografi, tambah Ronny, adalah kewenangan Polda Metro Jaya.

Baca juga: Benarkah Rizieq Shihab Dapat Visa Khusus Kunjungan yang Berlaku “Unlimited”?

Ronny mengatakan, imigrasi hanya membantu apa yang diperlukan kepolisian untuk melancarkan proses.

“Kepolisian yang menentukan langkah untuk berupaya memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia. Apakah menggunakan jalur yang bisa dibantu oleh Dirjen Imigrasi. Imigrasi siap membantu aparat penegak hukum yang memerlukan kegiatan yang berkaitan dengan kewenangan keimigriasian,” tutur Ronny.‎‎‎

Kapitra Ampera menyebut visa khusus tersebut sebagai “unlimited day”.

Menanggapi istilah “unlimited”, Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Friment F. S. Aruan menerangkan bahwa istilah “unlimited” visa tersebut tidak ada, tidak dikenal.

Namun, ada istilah dalam keimigrasian di luar negeri yaitu “permanent residence” atau “temporary stay”, dimana seseorang diperbolehkan tinggal dalam waktu tertentu tanpa harus mengganti kewarganegaraannya.

“Jadi itu yang diberikan kepada yang bersangkutan (Rizieq Shihab) itu kalau unlimited itu hampir tidak ditemukan di peraturan berbagai negara. Yang ada itu adalah permanent residence saja,” Friment menjelaskan.‎

Seperti diketahui, sebelumnya Kapitra Ampera mengatakan Rizieq menggunakan visa khusus selama berada di luar negeri.

“Rupanya dapat visa khusus waktu awal dia berangkat dapat visa khusus, sampai kapan aja. Unlimited day,” kata Kapitra Ampera, Minggu (11/6/2017).

Kapitra mengungkapkan bahwa tidak sembarangan orang bisa mendapatkan visa khusus ini. Visa jenis ini, katanya, hanya dikeluarkan atas persetujuan Kerajaan Arab Saudi.

“Dia dapat visa khusus dari Kerajaan Saudi. Itu pertimbangannya kerajaan ya,” tandasnya.

Anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tersebut menambahkan bahwa visa khusus jenis itu bisa dipakai oleh Rizieq saja.

Baca juga: Kamu Gak Akan Nyangka, 8 Seleb Ini Dulunya Anak Band juga. Nomor 2 yang Paling Mengejutkan

“Jadi dia misalnya ke Malaysia, balik lagi di Arab, ke Indonesia, balik lagi ke Arab, nggak perlu visa baru,” terang Kapitra Ampera.

Bahkan, Kapitra Ampera juga menambahkan bahwa kemungkinan Rizieq belum akan pulang dalam waktu dekat. Bersama keluarganya, Habib Rizieq Shihab malahan berencana untuk merayakan hari raya Idul Fitri di Arab Saudi.