Ribut-Ribut Anies ke Arab Saudi, Sandi: Tak Ada Jadwal Bertemu Rizieq, Pak Anies Fokus Ibadah!


SURATKABAR.ID – Menanggapi kabar kepergian Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2017-2022 Anies Baswedan ke Arab Saudi, Sandiaga Uno selaku pasangan politiknya menandaskan bahwa kepergian Anies adalah murni untuk ibadah umroh dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan Habib Rizieq Shihab. Sandi menegaskan Anies tidak ada agenda lain, mencakup pertemuan dengan pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

“Enggak terjadwalkan (bertemu Rizieq), Pak Anies fokus ibadah, kita singkat sekali 7 hari, waktunya kita perbanyak di masjidil Haram,” tegas Sandi, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin, (5/6/2017), sebagaimana dikutip dari laporan Tribun petang ini.

Dikatakan Sandi, bulan Ramadhan ini ia dan Anies melakukan ibadah umroh. Hanya saja waktunya bergantian. Ia terlebih dahulu pergi ke tanah suci, kemudian Anies, setelah ia tiba di Indonesia.

“Sengaja dibuat gantian, biar ada yang jaga di Jakarta. Jadi kalau ada hal yang perlu ditindak lanjuti, bisa langsung,” tandasnya.

Baca juga: Imigrasi: Jika Tak Pulang Hingga Juni Nanti, Ini yang Akan Menimpa Habib Rizieq

Diakui Sandi, selama Anies di Arab Saudi, Sandi yang pengusaha sekaligus politikus itu ditugaskan untuk mengawal tim sinkronisasi. Saat ini, tim tersebut masih melakukan pembahasan program dan kegiatan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta.

“Sekarang saya ditugasi pak Anies untuk mengawal proses,” urainya.

Seperti diketahui, Anies-Sandi akan menjabat selama 5 tahun ke depan. Oleh sebab itu, Pemprov DKI mulai mempersiapkan 473 kegiatan hasil turunan dari 23 program kerja yang dijanjikan pasangan ini. Ratusan kegiatan tersebut akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Habib Rizieq Shihab

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Habib  Rizieq Shihab telah ditetapkan kepolisian sebagai tersangka dalam kasus percakapan ‘sangat mesra’ via Whatsapp yang berkonten pornografi.

Dan yang bersangkutan pun sedang berada di Arab Saudi. Bahkan Rizieq berencana memperpanjang visanya di Arab Saudi.

Sementara itu, Penyidik Polda Metro Jaya memasukkan Rizieq ke dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.

Baca juga: Perkara Perilaku Persekusi, Begini Kecaman Keras dari Sandiaga Uno

Sementara itu, Ronny Franky Sompie selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengungkapkan, jika visa Rizieq keburu habis maka yang imam besar FPI itu akan overstay dan kemungkinan ditolak oleh imigrasi Arab Saudi, lalu dideportasi ke Indonesia.