Amien Rais Terima Dana Rp 600 Juta, Begini Komentar Pedas Pemuda Muhammadiyah


    SURATKABAR.ID – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais dituding telah menerima dana sebesar Rp 600 juta hasil dari korupsi pengadaan alat kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2005 lalu.

    Dalam persidangan di pengadilan Tipikor, Rabu (31/5/2017) lalu, Jaksa menyebut bahwa dana korupsi yang dilakukan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengalir ke rekening Amien Rais sebanyak 6 kali dengan total Rp 600 juta.

    Terkait tudingan jaksa tersebut, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut bahwa ada upaya menuduh Amien terlibat korupsi. Upaya ini muncul karena jaksa sama sekali tak mengkualifikasikan peran Amien sebagai aktor pelaku pidana, hanya sebagai penerima aliran dana.

    “Pak Amien Rais sudah mengakui benar dapat dana sebatas donasi atau bantuan. Dana yang diberikan hanya berupa bantuan sukarela tanpa motif jahat,” tegas Dahnil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/6/2017) dilansir kompas.com.

    Baca juga: Nekad! Uskub Muzamil Rela Lakukan Hal Ini Jika ada yang Bisa Buktikan Keaslian Chat Habib Rizieq dan Firza Husein

    Terlebih lagi, dana tersebut diterima Amien daro Sutrisno Bachir yang memang dekat dan kerap membantu Amien. Jadi, tak salah jika Amien sama sekali tak mempertanyakan asal usul dana tersebut.

    Selain itu, jaksa juga sama sekali tak menuntut Amien Rais dengan indikasi korupsi sesuai Pasal 55 dan 56 KUHP, yaitu turut melakukan, membantu melakukan, membujuk, atau melakukan.

    “Namun sayangnya, (ada) politisasi dan pembusukan seolah Pak Amien Rais melakukan korupsi, bahkan berusaha dikait-kaitkan dengan organisasi yang pernah dipimpin beliau yakni Muhammadiyah,” lanjut Dahnil.

    Menurutnya, upaya politisasi dan pembusukan ini dilakukan oleh para pembenci yang merasa terancam dengan sikap kritis Amien.

    Untuk itu, Dahnil berharap agar upaya ini segera dihentikan, karena Amien tak melakukan korupsi dan tak ada kaitannya dengan Muhamadiyah.

    “Betapa tidak pantas penghakiman dialamatkan kepadanya dan stop upaya fitnah seolah Pak Amien Rais melakukan praktik korupsi,” tegas Dahnil.