Begini Pernyataan Tegas Panglima TNI Mengenai Terorisme


    SURATKABAR.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan jika terorisme merupakan musuh bersama seluruh komponen bangsa. Panglima TNI juga menyatakan jika terorisme termasuk kejahatan terhadap negara.

    Teroris itu adalah musuh seluruh komponen bangsa Indonesia, tanpa terkecuali. Dan teroris itu adalah kejahatan terhadap negara,” kata Gatot dalam siaran pers, Sabtu (3/6/2017), dikutip dari republika.co.id.

    Menurut Gatot, terorisme yang terjadi belakangan ini sudah meluas hingga ke berbagai kepentingan.

    “Aksi terorisme yang selama ini terjadi telah meluas ke berbagai bentuk kepentingan, baik aspek ideologi, ekonomi, sosial budaya dan bahkan pertahanan keamanan,” kata Gatot.

    Baca Juga: Ini Pernyataan Tegas MUI Tentang Penangkapan Pelaku Persekusi

    Ia menyampaikan bahwa Indonesia tidak tinggal diam dalam mengantisipasi terorisme. Menurut Gatot, Indonesia telah banyak melakukan langkah strategis mengenai aksi terorisme.

    “Dalam upaya penanggulangan terorisme, Indonesia telah melakukan berbagai langkah strategis baik pada skala nasional, regional dan internasional,” ucap Gatot.

    Sebelumnya Gator juga memberikan komentar terkait RUU Terorisme. Gatot berpendapat harus ada aturan baru untuk melawan terorisme.

    “RUU ada perumusnya, saya adalah TNI jadi hukum adalah panglimanya.(Keterlibatan TNI) saya tidak mau berandai-andai, hukumnya belum ada, belum jelas kok. Tapi saya katakan alangkah bodohnya bangsa ini kalau masih menggunakan UU yang ada sekarang,” kata Gatot di Gedung Pancasila, Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017), dikutip dari detik.com.

    Ia mengingatkan jika UU Terorisme yang ada sekarang sebenarnya dibuat untuk mempercepat proses penuntasan kasus bom Bali.

    “Untuk diketahui bahwa UU teroris yang sekarang dibuat dalam rangka mempermudah mempercepat penyelidikan dalam kasus bom Bali, dan kemudian penindakan. Nah sekarang berkembang pesat, jadi kalau kita masih menggunakan undang-undang seperti itu kita tunggu saja. Teroris masih berpesta di sini, paling aman di sini,” jelasnya.