Putri Amien Rais Bongkar Hasil Pertemuan Ayahnya dengan Seorang Mantan Jenderal


    SURATKABAR.ID – Putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais buka suara mengenai polemik yang sedang menjerat ayahnya. Ia mengaku jika sebenarnya tidak ingin banyak berinteraksi dengan media sosial selama bulan puasa, namun karena tuduhan yang dialamatkan kepada ayahnya tersebut membuat dirinya perlu memberikan semacam klarifikasi.

    Saya sebenernya telah beresolusi akan mengurangi sosmed di bulan puasa ini (post terakhir tgl 21mei). Namun tuduhan yg dialamatkan pd Bapak akhir2 ini membuat banyak pesan pd saya, lewat WA, DM dll agar saya sebagai putrinya jg memberikan semacam klarifikasi,” tulis Hanum lewat akun Instagramnya @hanumrais.

    Ia menyatakan jika tidak ingin memberikan klarifikasi mengenai tuduhan penerimaan aliran dana korupsi alat kesehatan yang terungkap pada sidang Tipikor Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, pada Rabu (31/5/2017), lalu.

    Saya hanya ingin berbagi bagaimana seorang Amien Rais menanggapi badai dan terjangan fitnah, deraan ujian, cobaan namun juga kebahagiaan. Mudah mudahan menjadi hikmah di bulan suci ini. Terkembali kepada Anda yang menilai,” lanjut hanum.

    Hanum lantas menceritakan sebuah kejadian yang ia ketahui beberapa waktu sebelum isu ini menyeruak ke permukaan. Ia menyatakan jika ayahnya sempat bertemu seorang mantan jendral.

    Di awal April 2017 lalu, Seorang Mantan jenderal yg duduk di posisi pemerintahan ckp strategis menemui Bapak. Ia mengatakan bahwa ia dikirim boss nya yg ingin bertemu Bapak. Ia ditugasi membuat titik temu& tempat. Bapak mengatakan “Monggo dgn senang hati, semua orang dr kalangan manapun saya temui, apalagi orang terhormat spt bapak bos”. Namun sang mantan jendral mengatakan boss ingin bertemu di tempat rahasia, tdk tercium media, karena pembicaraan akan bersifat confidential. Bapak tercenung. Ini sesuatu yang aneh. Mengapa harus rahasia?” kisahnya.

    Ia kemudian menceritakan bagaimana sikap Amien Rais terhadap ajakan tersebut.

    Singkat cerita Bapak menolak meski sang utusan berdalih: pertemuan penting yg tdk bisa jadi konsumsi publik. “Maaf, jika ingin bertemu silahkan tapi terbuka, biarkan media melansir, biarkan mereka tahu hasil pembicaraan, toh pasti terbaik untuk bangsa. Jika pertemuan rahasia, saya tahu, sy hanya akan jadi bangkai politik Anda”,” lanjutnya.

    Baca Juga: Amien Rais: Sampai Ketemu Lagi di Kantor KPK

    Hanum lantas menuliskan bagaiman utusan tersebut kembali dengan kecewa.

    Sang utusan mundur, pamit dlm kekecewaan. Saya mendengar dan melihatnya semua dr balik pintu di Joglo. Oh ini to Bapak Mantan Jenderal yang sering jadi penghubung itu,” tulisnya

    Hanum telah merasakan sesuatu akan terjadi selepas kejadian tersebut. Hal tersebut terkait dugaanya mengenai sikap penolakan ayahnya.

    Sepeninggal sang utusan, sy katakan pada Bapak. “Pak, beliau bos pasti akan tersinggung dgn jawaban Bapak. Dan it’s just a matter of time, you’ll be singled out. Hanya soal waktu Bapak akan diperkarakan entah bagaimana dan apa caranya” Bapak mengangguk. Ia sangat paham,” lanjutnya.

    Hanum lantas bercerita bagaimana sikap ayahnya dalam menghadapi persoalan. Ia berharap jika apa yang terjadi bisa membawa berkah.

    Tdk hanya sekali ini sesungguhnya Bapak menerima tudingan ini. Yang bersifat seolah melanggar hukum, dicitrakan koruptif, hipokrit, dll yg muaranya satu: pembunuhan karakter krn manuver Bapak dianggap tdk kooperatif dgn para petinggi nasional. Hingga akhirnya saya menyimpulkan ‘yang penting Amien Rais disebut dulu, diberitakan, dimunculkanlah opini dan bola liar fitnah yg keji di media, hingga kepingan2 tuduhan tersebut terbang tak terkontrol lalu setelah yakin the damage has been done, bahkan tdk akan terkoreksi lewat klarifikasi, selesai sudah misi. 36 tahun sy tahu benar bagaimana Bapak memberi perisai pd dirinya dalam kancah politik yg seringkali membuat orang lunglai karna tak kuat dirundung. Mereka adalah Salat, Puasa, tadarus, Dzikir, dan Sedekah,” lanjutnya.

    Ia kemudian bercerita bagaiman sikap bapaknya yang cukup bijak dalam menghadapi masalah. Hanum berkisah mengenai bagaimana Amien Rais memberikan semangat kepadanya ketika mengalami keguguran.