Waspada! Flakka, Narkoba Berefek Zombie Diduga Masuk Indonesia


SURATKABAR.ID – Beberapa waktu belakangan, sejumlah video yang menampilkan efek ganja campuran bernama Flakka, viral di media sosial.

Pasalnya, Flakka disebut-sebut telah memakan korban dan membuat penggunanya bertingkah layaknya mayat hidup alias zombie.

Dalam video yang beredar, pengguna Flakka mendadak berlari kencang dan menabrakkan dirinya ke mobil. Namun, bukannya kesakitan, pria ini malah kembali berdiri dengan tubuh penuh pecahan kaca.

Selanjutnya, ia kembali berlari mengejar mobil yang tengah melaju. Hal ini diduga terjadi karena Flakka dapat memicu adrenalin menjadi sangat tinggi.

Baca juga: Digaji Rp 596 juta, Pembantu Kate Middleton Pilih Resign. Kenapa?

Bukan hanya bertingkah agresif, dibawah pengaruh Flakka para pemakainya juga akan menyakiti diri sendiri. Bahkan, efek dari Flakka bertahan lebih lama dibanding sabu atau kokain.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso yang akrab disapa Buwas mencurigai Flakka telah masuk dan beredar di Indonesia.

“Ada beberapa yang kami curigai itu. Sekarang kami sedang melakukan penelitian,” tutur Buwas seusai pertemuan di Pusdiklat BPK di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017), dilansir detik.com.

Saat ini, menurut Buwas terdapat sejumlah ganja jenis baru yang telah masuk ke Indonesia. Ganja-ganja yang berhasil ditemukan BNN tersebut, kini masih diteliti.

“Sudah, sudah. Beberapa sudah (masuk ke Indonesia). Jenis-jenis baru kami temukan 65. Kemarin 60, sekarang kami temukan lima lagi yang baru. Jadi ini akan berkembang,” jelas Buwas.

Buwas melanjutkan, BNN kini tengah meneliti ganja-ganja tersebut sebagai tindakan antisipasi. Menurutnya, cepat atau lambat, ratusan ganja jenis baru akan masuk ke Indonesia.

“Jadi ada 800 jenis baru, narkoba di dunia itu cepat atau lambat juga masuk ke Indonesia,” tegasnya.

Flakka dan sejumlah ganja lainnya bukan hanya menjadi perhatian BNN, masyarakat luas juga wajib waspada dengan kehadiran perusak dan pembunuh generasi bangsa ini.