Soal Teror Bom Kampung Melayu, Aa Gym Sebut Islam Tak Mengenal Kedzaliman


SURATKABAR.ID – Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym menyatakan turut berbela sungkawa dan berduka cita atas gugurnya aparat dan masyarakat yang bertugas mengamankan pawai obor jelang Ramadhan di Kampung Melayu, Jakarta Timur.  Pemimpin pondok pesantren Daarut Tauhid itu dengan tegas menandaskan bahwa sesungguhnya Islam tak mengenal kedzaliman serta kekejian. Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

“Siapapun yang mengatasnamakan Islam dengan perilaku keji dan dzalim maka itu tak sesuai dengan keindahan dan kemuliaan Islam seperti dicontohkan Rasul,” ungkap Aa Gym melansir kepada Republika.co.id, melalui pesan audio, Kamis (25/5/2017).

Doa Aa Gym, semoga mencatat para korban tercatat sebagai orang yang wafat khusnul khotimah di mata Allah. Pria berumur 55 tahun ini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang serta tidak saling mengirimkan kabar yang bisa memperkeruh suasana.  Warga harus saling menguatkan, agar semakin erat kebersamaan menghadapi situasi tak baik ini.

Aa Gym juga meminta aparat agar tak hanya sekedar menumpas, namun juga menggali mengapa terjadi perilaku kedendaman seperti ini. Sehingga bisa dicegah perilaku yang sama di masa datang.

Baca juga: Mabes Polri Sebut Pelaku Bom Kampung Melayu Merupakan Jaringan ISIS

“Marilah bulan Ramadhan ini kita penuhi dengan dakwah yang menguatkan iman yang menyemangati kita beramal saleh dan membangun ukhuwah umat Islam juga kebersamaan dalam keberagaman karena negeri ini amanah dari Allah,” tambah Aa Gym.

Imbauan Aa Gym

Aa mengimbau agar umat tak salah bersikap. Menyikapi kondisi ini dengan sikap yang salah hanya akan merugikan generasi dimasa mendatang, lanjutnya.

“Kiranya semua makin depat kepada Allah. Saling sibuk amal saleh, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabara. Seperti dalam surat Al Ashr. Insya Allah negara kita tak akan jadi negara yang rugi. Semoga kejadian ini bisa diambil hikmahnya,” demikian pungkas Aa Gym.

Aparat kepolisian memastikan ada dua kali bom b***h diri dalam peristiwa ledakan di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam. Ledakan itu telah menewaskan tiga orang anggota kepolisian yang sedang menjaga pawai obor. Ledakan terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, tepatnya dari sekitar halte bus Transjakarta.

Baca juga: Dua Ledakan Bom di Kampung Melayu, Sebanyak 15 Orang Jadi Korbannya

Tercatat sebanyak tiga polisi gugur. Lima polisi dan lima warga terluka. Sedangkan dua terduga pelaku peledakan tewas di lokasi kejadian.