Kru Pesawat Nyabu, Bahayakan Penumpang


tabletki

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 3 orang kru maskapai penerbangan di apartemen kawasan Tangerang Selatan, saat sedang mengonsumsi narkotika. Narkotika punya efek yang sangat berbahaya bagi kru pesawat yang bertugas.

“Bisa berpengaruh, misalnya kalau pemakaian sabu atau sejenisnya ekstasi, itu kan habis memakainya jadi enggak bisa tidur dan cemas. Yang paling intinya adalah profesi apapun yang membutuhkan fokus tentunya tidak baik memakai narkoba,” ujar Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, dr Andri SpKJ, FAPM, Rabu (23/12/2015).

Andri menyebut efek dari penggunaan sabu dan ganja berbeda. Sabu disebut bisa meningkatkan konsentrasi, membuat perasaan tenang dan lebih fokus. Karena itu menurut Andri, ada yang menggunakan sabu dengan maksud menambah semangat kerja.

Sedangkan pemakai ganja imbuhnya membuat penggunannya lebih rileks dan lebih santai. Efek buruk dari pemakaian sabu bisa membuat paranoid, curiga berlebihan. Sedangkan pemakai ganja bisa berhalusinasi.

“Kedua zat narkotika jenis ini tidak baik untuk otak dan mengganggu konsentrasi sehingga zat ini bisa berpengaruh pada pola pikir dan perilaku, tentu akan berbahaya dalam tugas seperti perjalanan seorang pilot atau apapun,” papar dia.

BNN hingga kini masih menangani kasus ditangkapnya tiga kru pesawat dan ibu rumah tangga berinisial NN. Sumber detikcom menyebut ketiga orang yang ditangkap adalah Sandi Haryadi (35), pramugara Muhamad Taufan (23), pramugari Syifa Ranida (20) dari maskapai Lion Air.

Lanjut ke halaman selanjutnya >>


1
2
BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaOrang Jenius Cenderung Berantakan, Benarkah? Cek Ini!
Berita berikutnyaMobil Plat L Dipukul Karena Tak Mau Beli Stiker Arema. Cek Videonya