Bikin Video Humor, Pria Ini Mengaku Berpenghasilan 3M


    SURATKABAR.ID – Banyak yang bilang, rejeki sering datang dari arah yang tak disangka-sangka. Selama mau berusaha dan berdoa, apapun yang dikerjakan tentu akan membuahkan hasil

    Mungkin, begitu pula yang dialami Samidi. Pria asal Cilacap ini dikenal sebagai Samidi Curanmor di dunia maya.

    Dia dikenal sebagai salah satu pria yang sukses membuat video-video lawakan alias humor, dan menyebarkannya melalui internet. Mulai dari Samidi Polisi Lalulintas, Edisi Mie Ayam, hingga Nasi Berbahaya, telah ditonton puluhan ribu kali oleh netizen.

    Tak cuma dalam video karyanya, di kehidupan nyata Samidi ternyata juga suka melawak. Gaya bicaranya pun ceplas-ceplos tanpa pandang bulu.

    Baca juga: Pemerintah Bikin Aturan Baru Soal Gaji PNS. Apa Isinya?

    Nah, ketika ditanya berapa penghasilannya per hari, jawaban bapak dua anak ini sungguh mengejutkan. “Penghasilan saya per hari adalah 3M,” jawabnya dengan muka yang serius, dilansir jpnn.com.

    Tak percaya dengan besaran gaji yang disebutkan Samidi ini, awak media kembali menanyakan soal gaji yang nilainya fantastis itu.

    “Ya benar, penghasilan saya perhari 3M, Mangewu Mangatus Mapulu,” ujarnya seraya bercanda.

    Jawaban ini tentu mengundang tawa. Sebab, gaji yang diterimanya bukanlah Rp 3 miliar, melainkan lima ribu, lima ratus, dan lima puluh.

    Meski begitu, 3M ini memiliki filosofi tersendiri bagi Samidi. Menurutnya, berapapun besaran gaji seseorang, baik itu 5.000, 500, 50, ataupun Rp 3 miliar tentu tak akan pernah tertukar. Sebab, rejeki telah diatur dengan baik oleh Sang Pencipta.

    “Dari bakat yang dimiliki semua orang, termasuk saya, tentu akan membuahkan hasil dan cukup untuk menghidupi keluarganya,” jawab Samidi bijaksana.

    Sementara itu, ketika ditanya tentang alasannya membuat lawakan Curanmor, Samidi mengatakan bahwa hal itu terinspirasi dari kondisi Indonesia yang terlalu banyak masalah.

    “Indonesia terlalu banyak masalah, tentu yang dibutuhkan masyarakat adalah hiburan, dari situlah saya mencoba menghibur masyarakat,” katanya.

    Bukan hanya tentang permasalahan di Indonesia, inspirasi juga didapatkan dari cerita teman, internet, serta buku yang dibacanya. Penyiar Radio Pertamina Cilacap ini mengaku hingga kini ia telah menelurkan sekitar 240 judul.