Begini Kriteria Cawapres yang Pantas untuk Dampingi Prabowo


SURATKABAR.ID – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto gencar diberitakan bakal menyalonkan diri sebagai Presiden RI dalam gelaran Pilpres 2019 mendatang. Namun, seperti apa sih sosok yang pantas mendampinginya memimpin Indonesia?

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Payuono menyebut bahwa Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi merupakan salah satu sosok yang sangat cocok untuk mendampingi Prabowo.

Bukan tanpa alasan, kecocokan ini karena TGB dirasa telah memenuhi kriteria untuk mendampingi Prabowo, yakni merupakan sosok yang memiliki track record sangat baik selama menjadi Gubernur NTB.

Selain TGB, Arief menyebutkan bahwa Anies Baswedan juga dirasa cocok menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019.

Baca juga: DPR Sebut KPK “Ngemis” untuk Pengobatan Novel

“Saya kira cocok-cocok saja, track record Tuan Guru Zainul juga kan selama memimpin NTB kinerjanya bagus juga. Demikian juga Anies Baswedan, saya kira juga cocok,” ucap Arief, dilansir jpnn.com, Minggu (23/4/2017).

Meski dinilai cocok, siapa yang nanti akan mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2019 akan dilihat sesuai konstelasi politik yang bakal terjadi di 2018.

Selain itu, pendamping tersebut nantinya harus memenuhi sejumlah kriteria penting yang menjadi syarat utama. Pertama adalah setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Sedangkan syarat kedua adalah bersih dari korupsi dan bisa diterima semua golongan di Indonesia.

“Tapi untuk memilih cawapres masih lama. Gerindra masih konsentrasi bagaimana bisa membantu masyarakat agar keluar dari persoalan-persoalan ekonomi yang berat,” lanjut Arief.

Salah satu cara yang bakal dilakukan Gerindra adalah dengan mengontrol dan membantu merealisasikan program-program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang dapat mensejahterakan rakyat dan membangun Indonesia.

“Tapi, untuk calon Presiden 2019, Partai Gerindra jelas akan mengusung Pak Prabowo,” pungkasnya.

Menurut kamu, siapa sih yang paling cocok mendampingi Prabowo untuk maju Pilpres 2019?