Berjanji Tutup Alexis, Ini Pesan Ahok Kepada Anies-Sandi


SURATKABAR.ID – Pada Jumat (21/4/2017) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan jika pihaknya tidak bisa melakukan penutupan terhadap Hotel Alexis meski perda DKI  Jakarta melawan adanya prostitusi.

“Saya selalu katakan, kalau nggak ada bukti, nggak bisa tutup (Alexis),” ujar Ahok di Balai Kota pada Jumat, 21 April 2017, dikutip di tempo.co

Isu penutupan Hotel Alexis tersebut kembali mengemuka saat pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno terpilih sebagai Gubernur versi hitung cepat. Anies dan Sandi memang sebelumnya menjanjikan akan menutup semua tempat prostitusi termasuk juga dengan Alexis. Hal tersebut sesuai dengan Perda DKI No 8 Tahun 2017 tentang ketertiban Umum.

Menurut Ahok, Perda tersebut memang mengatur larangan protitusi namun ia mengaku jika tidak bisa menutup Alexis lantaran tidak memiliki bukti. Karena itulah, ia menegaskan jika Alexis ditemukan narkoba hingga dua kali, Ahok tak akan berpikir dua kali untuk menutupnya.

“Pak Anies dan Pak Sandi kalau mau nutup, tunggu dia saja (menjabat),” kata Ahok.

Baca juga: Jokowi Bicara Reshuffle Saat Ahok Kalah Pilkada, Apakah Ini Pertanda?

Ahok merasa tidak perlu menyelidiki apakah di Hotel Alexis ada praktik prostitusi atau tidak. Dia tinggal menunggu langkah polisi ntuk menyelidiki adanya narkoba di diskotek tersebut. sebelumnya, Ahok menyebutkan menunggu program Anies-Sandi terkait rencana penutupan Alexis di Jakarta.

Beberapa waktu yang lalu, Ahok menyebutkan jika Alexis memilik izin usaha yang resmi sama hanya dengan diskotek Stadium dan Mile’s yang pernah ditutup oleh Pemprov DKI. Dua diskotek tersebut terpaksa ditutup lantaran kedapatan dua kali terdapat adanya penyalahgunaan narkoba.

Meski begitu, Alexis belum pernah ada bukti pengedaran narkoba dan hal tersebut menyebaban Alexis masih tetap beroperasi sampai detik ini. Sulitnya menutup Alexis juga pernah diungkapkan oleh Plt DKI Jakarta, Sumarsono.

Baca juga: Kondisi Jupe Terus Menurun, Keluarga Sudah Ikhlas

Pada Kamis (20/4/2017) Anies Baswedan kembali berjanji menutup tempat hiburan malam.

 “Ya komitmen kami melaksanakan Perda. Jadi semua pelanggaran akan kami tindak dan perda itulah yang akan menjadi pegangan,” papar Anies.