Selangkah Lagi, Baidu Akan Berhasil Membuat Mobil Tanpa Sopir


© cloudfront.net

SURATKABAR.ID – Perusahaan besar asal Cina, Baidu, telah mengumumkan platform baru pada mobil otonom tanpa pengemudi yang disebut Project Apollo agar kendaraan tersebut mampu meningkatkan laju kecepatan saat dioperasikan.

Pihak Baidu mengatakan bahwa platform tersebut dijalankan melalui integrasi hardware dan software sehingga para pengguna dapat mengatur navigasi dan kecepatan yang dibutuhkan saat mengendarai mobil otonom yang diproduksinya.

Baidu mengatakan bahwa untuk sekarang ini memang Project Apollo belum dirilis secara resmi karena baru akan melalui tahap uji coba pengoperasian di lingkungan khusus pada bulan Juli mendatang sebelum di aplikasikan di jalan raya pada akhir tahun ini, namun dipastikan akan sesegera mungkin hadir di masyarakat.

Keinginan Baidu untuk menciptakan hal tersebut adalah untuk merealisasikan visi mereka agar mobil otonom tanpa pengemudi dapat di gunakan di jalan raya umum pada tahun 2020 mendatang.

Baidu selama bertahun-tahun telah mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan obyek sebuah kendaraan. Baidu menginginkan agar ada kendaraan yang dapat secara otomatis beradaptasi terhadap lingkungannya dan dapat melakukan perubahan pengendalian jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sayangnya, seiring dengan proses laju pengembangan Project Apollo ini, Baidu harus mengalami penurunan progres pada bulan lalu, setelah Andrew Ng, kepala tim AI mengundurkan diri.

Sebelumnya, Baidu juga telah bekerja sama dengan perusahaan besar BMW selama dua tahun untuk pengembangan sistem kecepatan mobil otonom, namun kerja sama tersebut terputus pada tahun 2016, setelah program yang mereka tekuni dianggap tidak sukses. Sekarang ini pihak Baidu masih mencari mitra untuk mewujudkan impian mereka tersebut.

Seperti yang dilansir oleh TheVerge.com (18/4/2017), Baidu akan mencari mitra yang mampu bekerjasama dalam melengkapi Project Apollo, di mana perusahaan yang mampu menyediakan kendaraan, sensor dan komponen terbaik yang kompatibel.

Usaha Baidu ini juga sebagai bentuk eksistensi mereka di industri kendaraan otonom di dunia. Bahkan demi visinya ini, Baidu telah membentuk sebuah tim yang terdiri dari beberapa insinyur di bidang Silicon Valley dan mengajukan perizinan relevan sehingga perusahaan tersebut dapat melakukan uji coba di negara lain, salah satunya California, negara asal Google yang selama ini dinilai sebagai rival beratnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaViral! Reaksi Mengejutkan Bocah Ketika Diberitahu Anies Kalah
Berita berikutnyaArifin Ilham Sebut Kemenangan Anies adalah Ujian