Google Kembali Luncurkan Google Earth VR yang Miliki Mode 3D


© newatlas.com

SURATKABAR.ID – Google Maps dan Google Earth adalah produk dari perusahaan raksasa Google yang telah banyak atau bahkan digunakan setiap pengguna perangkat mobile dan komputer di seluruh dunia. Nampaknya tidak ingin hanya berhenti di situ saja, Google baru saja memberikan update terbaru untuk Google Earth dengan tampilan 3D.

Lantas apa bedanya dengan Google Street View? Memang secara umum antara Google Earth versi baru dan Google Street View tidak ada perbedaan yang cukup siginifikan, namun melihat dari tampilannya, tentunya Anda akan melihat sendiri ternyata memang ada beda antara kedua produk tersebut.

Seperti yang diulas di NewAtlas.com (18/4/2017), tampilan Google Earth 3D ini menggunakan teknologi berbasis VR yang dapat diakses baik menggunakan perangkat mobile atau juga melalui komputer biasa. Dalam mode 3D tersbeut, penggunanya dapat mengeksplorasi lokasi di manapun dari angle yang berbeda-beda. Bahkan penggunanya dapat mengirimkan postcard virtual melalui tampilan yang ada.

Penggunanya juga dapat mengubah mode 3D tersbeut kembali ke mode 2D jika dirasa terlalu berat diakses menggunakan perangkat mobile atau komputer. Selain itu, pengguna Oculus Rift juga dapat mengakses Google Earth VR ini mulai sekarang.

Memang belum semua tempat dapat ditampilkan dalam mode 3D karena sekarang ini baru ada beberapa tempat saja yang dapat dicover oleh Google. Akan tetapi dengan menggunakan Google Earth VR ini, Anda dapat mengunjungi banyak tempat di Amerika Serikat, Tanzania atau bahkan ‘blusukan’ ke dalam hutan dengan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya.

Terdapat juga fitur baru yang dinamakan “I’m feeling Lucky” seperti yang terdapat pada alat pencari Google. Fitur tersebut berfungsi untuk menerbangkan Anda ke lebih dari 20 ribu tempat di seluruh dunia secara acak.

Untuk mengetahui kehebatan Google Earth VR ini, Anda perlu menggunakan peramban buatan Google, yaitu Chrome. Dan sebentar lagi Google menjelaskan bahwa akan mulai membuatkan aplikasi khusus yang dapat digunakan di iOS atau Android dalam beberapa minggu ke depan.