Para Mahasiswa Swedia Ciptakan Kendaraan Mungil yang Mampu Berjalan di Atas Rel Bertenaga Baterai


© newatlas.com

SURATKABAR.ID – Pada tahun 2016 lalu, ada sebuah kompetisi bernama Delsbo Electric yang dibuka untuk para mahasiswa agar dapat menciptakan sebuah kendaraan berbasis rel di Swedia. Salah satu pesertanya adalah sekumpulan mahasiswa dari Dalarna University yang berhasil menciptakan sebuah transportasi yang dapat meluncur di atas rel dengan menggunakan tenaga baterai.

Para mahasiswa dari Dlarna University yang tergabung dalam tim Eximus 1 menciptakan alat transportasi tersebut karena terinspirasi dari Shell Eco-marathon. Setelah menciptakan kendaraan itu, tim Eximus 1 diwajibkan mengujicobakan buatannya tersebut untuk melakukan perjalanan sejaun 3,36 kilometer yang membentang dari Fredriksfors sampai ke Delsbo. Tidak hanya membentang lurus, ada pula jalur yang menanjak sekitar 3 meter yang juga wajib dilalui.

Menurut lansiran NewAtlas.com (3/6/2016), kendaraan dari tim Eximus 1 itu juga wajib untuk dapat membawa penumpang yang berjumlah antara satu sampai 6 orang dengan bobot per orang rata-rata 50 kilogram.

Dalam ujicobanya, ternyata kendaraan tersebut mampu meluncur mulus tanpa hambatan. Bahkan ketika harus mengurangi lajunya, sudah ada sistem pengereman yang didesain sedemikian rupa agar tidak membuat kendaraan dan para penumpang di dalamnya tergelincir keluar rel.

Untuk menciptakan kendaraan itu, tim Eximus 1 membutuhkan waktu sekitar 15 minggu, mulai dari perencanaan konsep sampai dengan merancang sampai berbentuk seperti yang sudah diujicobakan itu.

Kendaraan itu memiliki ukuran 217 x 59 inci dengan bobot sekitar 100 kg yang sudahdilengkapi dengan roda yang terbuat dari baja, berbody aluminium, bantalan dan juga 4 baterai yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 12 V.

Walaupun tidak disebutkan siapa yang memenangi turnamen tersebut, namun kendaraan buatan Eximus 1 itu memecahkan rekor dunia sebagai kendaraan mungil yang mampu melintas di atas rel dengan tenaga pendorong yang minim.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaRusia Bantah Sedang Ciptakan Terminator
Berita berikutnyaBeberapa Organisasi Perlindungan Satwa dan Alam Desal Pemerintah Inggris Tetap dalam Komitmennya