Seperti Inilah Prediksi Kehidupan di Tahun 2050, Nomor 5 Sungguh Luar Biasa


SURATKABAR.ID – Berbeda dengan ramalan, memprediksikan masa depan merupakan kalkulasi dari berbagai probabilitas yang mungkin terjadi. Secara statistik, semua itu dapat diperhitungkan, bukan hanya asal menduga secara instingtif semata. Segala gejala sosial, lingkungan, politik, bahkan teknologi telah menunjukkan sinyal akan jadi apa dunia ini di masa mendatang. Apa saja yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2050 nanti?

Dilansir dari Tribun, Senin (17/4/2017), tahun 2050 akan dilangsungkan oleh Generasi Millennial atau Y Generation, yakni orang-orang yang lahir pada tahun 1980-an sampai 2000-an. Selain itu, keturunan dari Generasi Y dan Generasi X—yakni Generasi Alpha akan mendominasi zaman. Diketahui, Generasi X merupakan orang-orang yang lahir pada kurun waktu 1965-an hingga 1979-an. Sedangkan Generasi Alpha merupakan keturunan dari Generasi X dan Generasi Y.

Berikut lima prediksi kondisi kehidupan manusia di dunia pada tahun 2050 yang akan didominasi oleh Generasi Alpha dan keturunannya.

  1. Lapangan kerja semakin sedikit

Dari segi optimisme, kita dapat melihat bahwa perkembangan pendidikan dan intelegensi manusia akan membuat segala sesuatunya dapat dikendalikan dengan alat. Bisa jadi, tidak dibutuhkan lagi pekerja untuk mengoperasikan perusahaan.

Baca juga: Di Masa Depan, Setiap Orang Tidak Perlu Mobil karena Sudah Memakai Jetpack

Kinerja dan jasa manusia bisa digantikan dengan automobile, TV, komputer dan internet. Namun sisi pesimisnya, orang-orang jadi jarang bergerak dan bekerja.

Orang tidak lagi bekerja untuk kebutuhan hidup sehingga kreativitas, hubungan, dan hubungan sosial juga diprediksi akan berkurang.

  1. Sistem pendidikan yang formal tidak efektif lagi

Jika saat ini dan sebelumnya sistem pendidikan formal masih sangat diagungkan, maka kemungkinan besar di masa mendatang hal itu tidak berlaku lagi.

Sebab ekspektasi agar para murid dididik untuk menjadi ‘orang’ di masa mendatang tidak lagi terlalu tinggi.

Bisa jadi di masa mendatang, sekolah formal duduk bersama guru tidak akan ada lagi. Sistem pekerjaan dan pendidikan akan diganti dengan sistem terbaru yang lebih canggih yang kebanyakan berbasis pada self-learning.

  1. Perang antargender

Prediksinya, perempuan mungkin akan terus memperjuangkan kesetaraan dengan laki-laki.

Dalam hal ini, kemungkinan terburuknya adalah hubungan heteroseksual akan berkurang, sementara kecenderungan lesbian akan terus meningkat.

  1. Penggunaan energi

Sementara kita menggunakan seluruh energi untuk mengatasi dampak pemanasan global, maka semakin lama sumber daya ini akan berkurang.

Kemungkinan besar, energi nuklirlah yang akan mendominasi rumah, mobil, bahkan bisnis pada tahun 2050.

Baca juga: Benarkah Cara-Cara Ilmiah Ini Bikin Orang Tak Bisa Mati?

  1. Rekayasa gen

Yang ini sangat spektakuler. Beberapa perusahaan seperti 23andMe bekerja sama dengan universitas dan pemerintah untuk mengidentifikasi gen superior.

Sehingga orangtua mempunyai opsi untuk memilih gen terbaik untuk anak-anak mereka. Seperti gen yang antikanker dan intelegensinya tinggi.