Penjualan Menurun, GoPro Berlakukan Program Tukar Tambah


    © cnet.com

    SURATKABAR.ID – Nampaknya GoPro sedang ingin memacu kenaikan penjualan produk mereka. Hal itu terlihat dari sebuah program baru yang mereka luncurkan, yaitu pengguna atau pemilik GoPro model lama dapat menukarkan perangkat mereka tersebut dengan model terbaru, GoPro Hero5, dengan hanya menambah USD 50-100 saja.

    Bukan suatu hal yang aneh kenapa pihak GoPro melakukan hal tersebut karena setelah melakukan IPO beberapa waktu lalu, saham dan penjualan produknya mengalami kemerosotan. Bahkan menurut seorang kolumnis, Josh Constine, sampai 14 bulan dari pembukaan IPO itu, GoPro masih berjuang untuk kembali menaikkan penjualan produknya.

    “Action camera itu seperti tablet. Banyak orang menginginkannya, tapi sedikit saja yang ingin mengupdatenya ke model terbaru,” tulis Constine dalam sebuah artikel, seperti yang dikutip dari TechCrunch.com (11/4/2017).

    Di awal perilisannya, GoPro sukses menajring banyak konsumen yang mau membeli produk mereka. Bahkan melebihi ekspektasi. Tidak sedikit yang takjub dengan kemampuan kamera kecil buatan GoPro itu untuk dapat merekam video dengan detail yang mengesankan.

    Hanya saja, ketika muncul model terbaru, GoPro tetap menggunakan sensor lensa yang sama seperti model sebelumnya, walaupun sistem dan beberapa hal lainnya telah mendapatkan perubahan atau tambahan. Dengan masih digunakannya sensor utama yang sama seperti model sebelumnya, tidak sedikit yang tertarik untuk membeli produk GoPro terbaru.

    Walaupun GoPro sudah menjelaskan dan meyakinkan para konsumen bahwa model terbaru memiliki kemampuan yang jauh lebih istimewa, namun tetap saja penjualannya tidak mampu meroket seperti di awal.

    Kamera GoPro Hero5 ini memiliki kemampuan tidak hanya tahan air saja, namun juga dilengkapi dengan mikrofon yang jauh lebih baik dari model sebelumnya, serta dapat terhubung dengan perangkat mobile serta cloud.