Selain Mobil, Toyota Juga Ciptakan Perangkat Sejenis Robot untuk Bantu Penyandang Disabilitas


© thestar.com.my

SURATKABAR.ID – Sampai sekarang sudah ada berbagai macam cara atau juga alat yang diciptakan untuk dapat membantu orang-orang penyandang disabilitas pada kakinya untuk dapat kembali bergerak, berjalan atau beraktivitas seperti orang normal pada umumnya.

Hal itu seperti yang dilakukan oleh produsen otomotif raksasa asal Jepang satu ini, Toyota. Kabarnya, baru-baru ini Toyota sudah menciptakan alat khusus yang dapat digunakan para penyandang disabilitas kaki agar dapat kembali mengemudi walaupun memiliki keterbatasan pada bagian tubuh yang digunakan untuk menginjak pedal, bernama WelWalk WW-1000.

WelWalk WW-1000 ini merupakan komponen elektronik berbentuk seperti kaki robot yang dapat menopang tubuh agar pemakainya dapat berjalan seperti orang normal. Perangkat yang terdiri dari dua pasang tersebut akan disematkan di kedua kaki sampai sebatas lutut dan membantu seseorang melakukan terapi dengan menggunakan monitor dan treadmill.

Seperti yang dikutip dari NewAtlas.com (13/4/2017), ketika menggunakan WelWalk WW-1000, penggunanya akan dapat melihat bagaimana dia berjalan di atas treadmill dan pakar medis yang mendampinginya juga dapat melakukan analisis secara tepat untuk memantau perkembangan dari sang pasien melalui 2 layar monitor yang terletak di bagian depan dan samping.

Terdapat pula tali-tali pengikat yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan penggunanya agar tidak jatuh ketika berjalan di atas treadmill. Menurut seorang professor bernama Eiichi Saitoh dari Fujita health University yang ikut bekerja dalam pengembangan WelWalk WW-1000 ini menyatakan bahwa, sistem yang coba dirancang, dibuat dan dikembangkan oleh Toyota tersebut lebih efektif dibandingkan dengan model terapi pada umumnya. Bahkan, dengan menggunakan perangkat ini, seorang pasien dapat 1,6 kali lebih cepat menemukan hasilnya dibanding dengan menggunakan cara konvensional.

Rencananya, Toyota akan menyewakan perangkat buatannya ini ke hampir seluruh pusat medis di Jepang. Sayangnya, belum diketahui apakah nantinya juga akan disewakan ke tempat-tempat medis lain di luar negeri atau tidak.