Begini Penilaian Yenny Wahid Soal Video Kampanye Ahok


SURATKABAR.ID – Yenny Wahid yang merupakan Direktur Wahid Foundation menilai video kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat yang bertemakan keberagaman malah berdampak negatif atau kontraproduktif—sangat berlawanan dengan isu yang dimaksudkan paslon tersebut dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Menurut saya video itu kontrapoduktif, sangat kontrapoduktif,” tandas Yenny kepada media, sebagaimana diwartakan dalam Republika.co.id, usai diskusi publik bertema “Merawat Pemikiran Guru-Guru Bangsa” di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).

Putri almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga menyampaikan dengan tegas, dirinya tak setuju dengan segala bentuk video yang menyudutkan agama Islam. Menurutnya, video kampanye tersebut membuat orang menjadi sensitif.

“Saya gak setuju dengan semua video yang simplistik. Jadi, menurut saya simbolisme itu bisa membuat orang jadi sensitif dan di situ digambarkan seolah umat Islamnya. Di situ kan simbolnya umat Islam karena pakai peci,” bebernya.

Baca juga: Mabes Polri: Video Kampanye Ahok-Djarot Segera Diproses Hukum

Meski begitu, kritikan Yenny layangkan bukan hanya pada pembuat video kampanye Ahok saja. Ia juga mengalamatkan kritik terhadap umat Islam yang juga kerap memviralkan video yang berisi hujatan-hujatan.

“Kritik saya tujukan juga kepada kalangan umat Islam yang videonya juga beredar di mana-mana, [yang] viral juga, [dan] yang mengatasnamakan agama, yang melakukan hujatan-hujatan. Itu kan membawa simbol-simbol Islam juga. Keduanya sama-sama jeleknya,” tegasnya.

Seperti diketahui, video kampanye Ahok-Djarot yang bertemakan keberagaman tersebut berdurasi sekitar satu menit. Di adegan awal video hingga pertengahan, video iklan kampanye tersebut memperlihatkan adegan ibu dan anak sedang berada di dalam mobil dan tampak merasa terancam ketakutan. Sedangkan diluaran, tampak kisruh dengan massa yang sibuk beraksi demo.

Kemudian, video tersebut juga menampilkan adegan orang-orang sedang aksi (demo) dengan berpakaian koko putih, memakai sorban, dan peci, sambil membawa spanduk bertuliskan ‘Ganyang Cina’.

Baca juga: Selain Panen Kecaman, Video Ahok-Djarot Dianggap Lecehkan Presiden Jokowi

Sejak diunggah pada beberapa akun media sosial, video tersebut telah menuai banyak kecaman netizen serta aduan dan laporan dari beberapa pihak yang tak berkenan dengan kontennya. #IklanAhokJahat serta #KampanyeAhokJahat pun menjadi trending topic di Twitter. Belakangan, video bertajuk #BeragamItuBasukiDjarot tersebut kemudian dihapus dari akun Twitter resmi Ahok-Djarot.